• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 25 Oktober 2020

     
    Home   »  Nasional
     
    Ahok: Ada Kesengajaan Membuat Kontrak yang Lemah, di DKI Selalu Begitu
    ANA DEA | Rabu, 12 Februari 2014 | 11:07 WIB            #NASIONAL

    Ahok:
    Dok/We: Basuki Tjahaja Purnama, Wagub DKI Jakarta

     

     
    Jakarta, Flobamora.net - Kontrak kerja sama pengadaan bus antara Dinas Perhubungan (Dishub) DKI dengan vendor atau penyedia barang akan dikaji ulang. Terutama soal klausul kualitas bahan yang digunakan. Jangan sampai ketika ada masalah, vendor berlindung di balik kontrak.

    "Kontrak kita juga lemah. Ada kesengajaan membuat kontrak yang lemah, di DKI selalu begitu. Kemungkinan ada rekayasa untuk menangkan produk ini," kata Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota DKI, Jakarta, Rabu (12/2/2014).

     

    Maka itu, pria yang karib disapa Ahok ini akan mempelajari kontrak tadi. Khususnya, apakah ada unsur kesengajaan dalam kontrak yang lemah itu. "Kalau di situ kita harus pelajari lebih dalam apakah ada kesengajaan?" cetusnya.

     

    Khusus untuk bus-bus baru Transjakarta yang rusak, Ahok akan mengerahkan tenaga ahli. Tujuannya, untuk meneliti kualitas bus.

     

    "Untuk menilai pantas nggak sih mesin yang lewat laut aja dalam kapal nggak kena air laut, hanya kena hawa laut, tiba-tiba karatan. Apa ini bukan karena sengnya lebih banyak?" ujar Ahok.

     

    Ahok mengakui lemahnya kontrak kerja sama Dishub dengan vendor. Sehingga kualitas fisik bus tidak terjamin. Hal itu ia ungkapkan setelah mendapat laporan dari Inspektorat DKI yang Selasa kemarin memeriksa pihak Dishub.

     

    "Memang barangnya sudah nggak layak pakai," tegas mantan Bupati Belitung Timur ini.

     

    Kepala Inspektorat Provinsi DKI Franky Mangatas Panjaitan sudah memeriksa perwakilan panitia pengadaan bus, pengawas, dan Dishub. Pemeriksaan digelar di ruang rapat khusus Inspektorat Provinsi DKI, Selasa 11 Februari kemarin sekitar 3 jam.


     


    Sumber: Liputan6.com
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.