• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 23 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Astaga! Masih ABG Sudah jadi Mucikari
    ALBERTUS | Sabtu, 03 Oktober 2015 | 07:11 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Astaga!
    Ilustrasi

     

    Kupang, Flobamora.net - Lakon Angel Lulu (19), anak ABG mucikari  yang menjual seorang remaja perempuan berinisial CT (15) kepada beberapa lelaki hidung belang berakhir. Jumat (2/10), Angel ditahan aparat Polres Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur (NTT).

     

    Kapolres Kupang Kota AKBP Budi Hermawan kepada sejumlah wartawan, mengatakan, tersangka ditangkap setelah CT merasa sudah tak tahan dengan sikap Angel yang selalu menekannya.

    "Korbannya, CT, masih di bawah umur dan dijual dengan tarif yang sangat murah antara Rp 300.000 sampai Rp 500.000. Korban sudah tiga kali melayani sejumlah pria hidung belang dan dia sudah tidak tahan karena terus dipaksa sehingga akhirnya melaporkan masalah ini ke polisi," kata Hermawan.

    Modus yang digunakan pelaku, lanjut Hermawan, ialah dengan mencari anak-anak di bawah umur untuk ditawarkan kepada sejumlah pria hidung belang. Menurut CT, masih ada korban Angel lainnya dan polisi kini masih menelusuri pengakuan itu. "Korban saat ini hanya satu saja dan jika masih ada lagi ya silakan lapor lagi ke kami," kata Hermawan.

    Hermawan mengatakan, cara transaksi yang gunakan pelaku adalah dengan menggunakan telepon seluler. Seorang "pelanggan" akan menghubungi Angel saat ingin berkencan dengan CT. Setelah kesepakatan harga tercapai, Angel akan mengantar CT ke tempat pertemuan yang sudah dijanjikan. Setelah selesai berkencan, Angel akan mengantar CT pulang ke rumahnya.

    "Rumah untuk transaksi itu telah disiapkan mucikari (pelaku), yakni sebuah rumah kosong dan jika dibayar, maka pembagiannya masing-masing memperoleh 50 persen," kata Hermawan.

    Atas perbuatan tersebut, pelaku bakal dijerat dengan Pasal 2 ayat 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.