• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Pahlawan yang Gagalkan Teror Kereta Cepat Perancis Ditikam dalam Perkelahian
    ANA DEA | Jumat, 09 Oktober 2015 | 07:02 WIB            #INTERNASIONAL

    Pahlawan
    Spencer Stone, salah seorang personel militer AS yang menggagalkan serangan di kereta api cepat Perancis, melambaikan tangan kepada jurnalis setelah dia mendapatkan perawatan atas luka-lukanya.

     

    SACRAMENTO - Satu dari tiga tentara Amerika Serikat yang menjadi pahlawan dalam teror penembakan kereta cepat di Perancis, Spencer Stone (23), ditusuk di kota kediamannya di Sacramento, California, AS. Stone dirawat di rumah sakit akibat sejumlah tusukan di perut bagian depan.

     

    Dilansir dari The Guardian, Jumat (9/10/2015), Stone ditusuk pada Kamis (8/10/2015) malam, di pusat kota Sacramento. Ketika itu, Stone sedang bersama sejumlah temannya, di wilayah yang dikenal sebagai pusat hibutan malam di kota itu.

     

    Juru bicara Angkatan Udara AS, Captain Brooke Brzozowske mengatakan bahwa ketika itu terjadi cekcok mulut antara Stone dan teman-temannya dengan kelompok lain. Namun kemudian, Stone ditikam pisau di bagian dada berkali-kali oleh lawan cekcoknya.

     

    Brzozowske mengatakan, hingga saat ini pihaknya menduga bahwa peristiwa ini tidak ada kaitannya dengan aksi terorisme. "Sepertinya dipengaruhi alkohol," ucapnya, tanpa menjelaskan siapa yang dalam keadaan dipengaruhi alkohol saat perkelahian itu terjadi.

     

    Sedangkan dilansir dari AFP, Deputi Kepala Kepolisian Ken Bernard menjelaskan bahwa saat ini polisi sedang mencari dua lelaki yang diperkirakan orang Asia, yang disebut sebagai pelaku penusukan.  

     

    Adapun Stone kemudian dilarikan polisi ke rumah sakit dalam kondisi luka yang tidak membahayakan nyawanya. "Tapi lukanya tetap sangat signifikan," ucap Bernard.

     

    AFP juga melaporkan bahwa saat peristiwa itu terjadi, Stone sedang membela seorang perempuan yang dilecehkan di luar sebuah bar. Hingga saat ini belum diketahui apakah perempuan itu merupakan salah satu teman yang jalan bersama Stone, atau di luar kelompok Stone dan teman-temannya.

     

    Stone merupakan salah satu pahlawan yang menggagalkan upaya pembantaian di atas kereta cepat jurusan Amsterdam-Paris, pada 22 Agustus 2015. Peristiwa itu terjadi saat Stone sedang berlibur bersama rekannya sesama tentara, Alex Skarlatos, dan teman sipilnya, Anthony Sadler.

     

    Mereka kemudian menggagalkan upaya teror yang diketahui akan dilakukan pria asal Maroko bernama Ayoub El Khazzani. Atas jasanya, Stone dan dua temannya itu kemudian mendapat penghargaan dari Presiden Perancis Francois Hollande.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.