• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 04 April 2020

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ahok: Kalau Calon Lain Punya Rekam Jejak Jelek, Nyesel Enggak Pilih Gue
    ANA DEA | Jumat, 09 Oktober 2015 | 10:01 WIB            #NASIONAL

    Ahok:
    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menjadi pembicara pada sesi Inspiring Closing Session dalam acara Indonesia Knowledge Forum 2015 Conference and Expo-BCA Learning Service (BLS), di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (8/10/2015).

     
    JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan ia telah menjadi model dan showcase bagi para anak buahnya untuk menjalankan pemerintahan dengan baik.

    Basuki mengatakan, ia mencoba membuat seluruh sistem di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menjadi transparan. Sehingga, jika nantinya ia tidak lagi menjadi gubernur DKI, penggantinya tidak bisa mengabaikan sistem yang telah dibangun sebelumnya.

    Hal ini diungkapkan Basuki saat menjadi pembicara pada acara Indonesia Knowledge Forum 2015 Conference and Expo-BCA Learning Service (BLS)?, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (8/10/2015). 

    "Ketika saya meninggalkan tempat ini, siapa pun gubernur DKI-nya, warga sudah punya standar. Apakah sistemnya nanti masih transparan, data terbuka, dan bagaimana pelayanan di BPTSP-nya (Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu)," kata Basuki.

    Hal itu juga pernah dilakukannya ketika Basuki memutuskan maju mencalonkan diri sebagai Gubernur Bangka Belitung. Saat itu, ia masih menjabat sebagai Bupati Belitung Timur. Ia memiliki program unggulan jaminan kesehatan serta jaminan pemberian pensiun.

    Ketika Basuki melepaskan jabatan Bupati Belitung Timur, program-program itu, kata dia, tetap berjalan. Jika seseorang mampu bekerja dengan baik, maka dia akan meningkat ke level selanjutnya.

    "Kira-kira begini, kalau yang lain punya ide dan rekam jejak jelek, nyesel nanti enggak pilih gue, kenapa pusing. Memimpin itu bagaimana men-delivery kepala, perut, dan dompet penuh. Tapi kalau ada calon lain yang lebih baik, bersih, dan transparan, Bapak dan Ibu jangan pilih saya, bodoh banget kalau pilih saya," kata Basuki. 

    Ia mengimbau warga untuk mengingat teori yang dibangun mantan Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln. Teori Abraham Lincoln menyebutkan, beri kekuasaan seseorang untuk menguji karakter sejati seseorang.

    Karakter seseorang teruji ketika dia telah berkuasa atau menjadi pemimpin. "Lihat pas jadi pejabat bagaimana. Jangan sekadar percaya ketipu di kaki lima saja," kata Basuki.

     


    Sumber: meggapolitan.kompas.com
    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.