• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 29 November 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Makan Nasi Basi, Puluhan Siswa Seminari BSB Keracunan
    VICKY DA GOMEZ | Senin, 12 Oktober 2015 | 14:09 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Makan
    Siswa Seminari BSB yang sedang menjalani perawatan di RSUD TC Hillers Maumere

     

     

    Maumere, Flobamora.net - Puluhan siswa Seminari Bunda Segala Bangsa Maumere, Senin (12/10) pagi tadi terpaksa dilarikan ke unit gawat darurat (UGD) RSUD TC Hillers Maumere. Mereka mengalami keracunan setelah sarapan pagi di asrama, yang diduga berakibat dari konsumsi nasi yang sudah basi.

               

    Data sementara yang diperoleh dari RSUD TC Hillers Maumere, siswa Seminari BSB yang mengalami keracunan sebanyak 74 orang. Data dan nama korban keracunan ditempel pada salah satu dinding pintu masuk di rumah sakit itu. Diperkirakan korban bisa bertambah karena masih ada siswa yang tengah ditangani petugas medis di sekolah. Korban yang paling banyak adalah siswa SMP Seminari BSB. Sedangkan siswa SMA Seminari BSB hanya beberapa saja.

               

    Pantauan Flobamora.net sejak pukul 08.30 Wita di RSUD TC Hillers Maumere, puluhan siswa dibawa dengan ambulance. Mereka tampak lemas, dan harus digotong atau digendong sampai ke dalam ruangan UGD. Di ruangan UGD, para siswa dibaringkan di tempat tidur dan langsung mendapat penanganan dari dokter dan petugas medis.

               

    Mulanya hanya sejumlah kecil siswa saja yang dilarikan ke rumah sakit. Lama kelamaan, makin bertambah banyak. Suasana pun berubah panik karena dokter dan petugas medis sangat terbatas, apalagi fasilitas tempat tidur pun terbatas. Alhasil, satu tempat tidur yang ukuran kecil terpaksa dibaringkan dua korban.

               

    Beberapa korban yang dikonfirmasi di UGD RSUD TC Hillers Maumere mengatakan setelah 10-15 menit sarapan pagi, perut terasa sakit dan merasa mual-mual, lalu kepala pun pening. Dalam sekejap badan mereka langsung lemas. Waktu doa pagi ada beberapa siswa yang langsung muntah-muntah. Begitu pun pada saat apel bendera, ada lagi yang muntah-muntah. Kondisi siswa yang muntah-muntah mulai berlanjut waktu mulai pelajaran awal.

               

    Rudi, siswa Kelas X dari Kloangpopot, mengatakan menu sarapan pagi tadi yakni nasi dan sayur merungge. Dia mengakui nasi yag dikonsumsinya sudah basi dan berbau. Namun karena lapar, dia terpaksa mengkonsumsi. Cerita yang sama juga diungkapkan Edmon Dado siswa Kelas VIII, Clarut Manepo siswa Kelas X, Juan Mbipi siswa Kelas VII, dan Andry siswa Kelas IX.

               

    “Tadi pagi kami makan nasi dengan sayur marungge. Waktu ambil dari termos, nasi sudah bau. Saya makan saja. Tidak lama sekitar 15 menit kemudian perut rasa sakit, mual, badan lemah semua,” ungkap Andry sambil tertidur lemas di UGD TC Hillers Maumere.

               

    Sejumlah orangtua siswa yang mendengar peristiwa ini berdatangan ke UGD TC Hillers Maumere. Mereka pun panik dengan kondisi yang dialami anak-anak mereka. Beberapa guru Seminari BSB ikut mendampingi siswa korban  yang tengah mendapat penanganan medis.

     

    Sampai sekitar jam 11.00 Wita, dokter dan petugas medis masih menangani para korban. Tampak sekitar 7-8 dokter dibantu puluhan petugas medis berkerja sigap menangani para korban. Korban yang datang langsung diberikan suntikan, dan kemudian dikasih minum penawar racun. Beberapa korban yang sudah berangsur normal diberikan lagi makanan kotak berupa bubur dan telur rebus. ***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.