• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 21 September 2019

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Anak-anak Suriah Diberi Obat Tidur agar Tak Takut Bom
    ANA DEA | Rabu, 14 Oktober 2015 | 08:36 WIB            #INTERNASIONAL

    Anak-anak
    Laporan pegiat setempat menyebutkan helikopter pemerintah menjatuhkan tiga bom di Aleppo. AFP

     
    SURIAH - Blok-blok apartemen yang rusak parah, senjata AK 47 dan bendera hitam, tank-tank dan jet rusia. Itulah gambaran terkini di Suriah. Kematian dan kehancuran bangunan telah menghilangkan gagasan apapun tentang kehidupan.

    Di tengah porak-porandanya Suriah, kehidupan masih berlanjut.

    "Orang-orang masih berusaha untuk bertahan," kata jurnalis Zaina Erhaim. "Mereka masih jatuh cinta, mereka masih bisa mengantarkan anak-anaknya ke sekolah, kendati lokasinya di bawah tanah.

    "Mereka (anak-anak) tetap menjalankan kehidupannya. Mereka masih bersekolah. Mereka masih bisa berbelanja. Namun segalanya berbeda,"

    Aleppo tempat yang menjadi medan pertempuran ISIS, militan Islam lainnya, pemberontak moderat dan pasukan rezim Assad, telah hancur. Kendati demikian, kehidupan yang normal masih ada. Anak-anak mengubah kuburan menjadi tempat bermain, kata Erhaim.

    Dia pernah bertanya kepada seorang ibu yang juga kepala sekolah bagaimana dia menghindarkan anak-anak dari rasa takut, terutama pada malam-malam pengeboman yang begitu ekstensif.

    "Dia bilang bahwa dia memberikan anak-anak obat tidur sehingga mereka tidak akan takut lagi,"

    Ibu lainnya, kata Erhaim, mengatakan bahwa mereka menjemput anaknya dari sekolah bukan karena khawatir terbunuh, melainkan takut dia terbunuh sendirian.

    "Jadi masalahnya bukan menghindarkan anak agar tak terbunuh, tetapi agar mereka bisa mati bersama-sama,"

    "Begitu menakutkan. Namun mereka masih di sana. Mereka masih berusaha untuk hidup," kisah Erhaim.

     

    URL SUMBER
      TAG:
    • khas
    •   
    •   
    •   
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.