• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 21 Oktober 2020

     
    Home   »  Nasional
     
    Ini Permintaan Susi ke Jonan...
    ANA DEA | Jumat, 16 Oktober 2015 | 07:34 WIB            #NASIONAL

    Ini
    Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti

     

     
    JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali meminta Menteri Perhubungan Ignasius Jonan untuk tak lagi memberikan izin pembukaan pelabuhan-pelabuhan khusus kepada pengusaha atau perusahaan.

    Menurut Susi, berdasarkan fakta di lapangan, pelabuhan khusus tersebut justru dimanfaatkan para pelaku illegal fishing untuk menyelundupkan barang ilegal atau binatang-binatang langka.

    "Pelabuhan khusus untuk perusahaan akan banyak diselewengkan penggunaannya. Kalau penyelundupan ini tidak dicegah ya sama aja," ujar Susi di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Kamis (15/10/2015).

    Presiden Joko Widodo, kata Susi, sudah memerintahkan untuk terus menangkapi kapal pelaku illegal, unreported and unregulated (IUU) fishing. Pasalnya, ucap Susi, selain sering membawa barang ilegal dan hewan langka, pelaku illegal fishing itu juga menularkan virus HIV/AIDS.

    Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta Susi Pudjiastuti membeberkan bukti adanya pelanggaran hukum yang terjadi di pelabuhan-pelabuhan khusus. Hal tersebut disampaikan sebagai respons permohonan Susi agar Kemenhub menutup pelabuhan yang disinyalir menjadi pintu masuk perusahaan perikanan yang melakukan praktik perbudakan.

    "Jadi yang dicari itu pelanggaran hukum apa. Kalau ada (pegawai Kemenhub melakukan) pelanggaran hukum, itu yang akan dikenakan sanksi," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub J.A Barata di Jakarta, Selasa (31/3/2015).

    Menurut Barata, permintaan Susi menutup pelabuhan Benjina tersebut harus disertai bukti yang kuat. Kemenhub pun mendukung apabila pihak-pihak di pelabuhan tersebut ditangkap apabila dengan sengaja melakukan kesalahan prosedur terkait perizinan dan sebagainya.(Baca Menteri Susi: Jangan Sampai Kita Kalah dengan Negara Kecil)

     


    Sumber: bisniskeuangan.kompas.com
    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.