• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 29 Januari 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Ende Bertekad Hadirkan Satu Desa Satu PAUD
    ALEX | Senin, 19 Oktober 2015 | 12:25 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Ende
    Bunda PAUD Kabupaten Ende, Ny. Gaudensia Ilmoe Petu

     

    Ende, Flobamora.net - Jauh sebelum pemerintah pusat merintis program wajib PAUD satu tahun sebelum memasuki SD, keberadaan sistem pendidikan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

     

    Di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) misalnya. Di tengah kondisi yang serba terbatas, tekad untuk menghadirkan satu PAUD satu desa terus bergulir. Meski diakui, Pemerintah dan DPRD  setempat belum serius  memperhatikan PAUD.

     

    Kondisi tersebut dirasakan Bunda PAUD  Kabupaten Ende, Ny. Gaudensia Ilmoe Petu. Kepada Flobamora.net, Rabu pekan lalu, Ny. Gaudensia mengatakan, dari sisi alokasi anggaran masih jauh dari harapan, padahal di daerah itu jumlah PAUD cukup banyak.

     

    Dari sisi jumlah, sudah ada ratusan PAUD yang tersebar di hampir semua desa di Kabupaten Ende . Sayangnya, banyak PAUD belum memiliki fasilitas dan ruang belajar yang memadai. Banyak PAUD yang masih menggunakan rumah penduduk, balai desa atau meminjam salah satu ruangan di sekolah – sekolah untuk dijadikan tempat proses belajar mengajar.

     

    Di Kabupaten Ende, berdasarkan data yang dihimpun jumlah PAUD termasuk ada 105 TK,  134 Kelompok Bermain, satu buah Tempat Penitipan Anak dan SPS sebanyak dua buah. Sementara itu, persentase persebaran mecapai 59,35 persen jika diketahui setiap desa memiliki satu PAUD.Sedangkan jumlah pendamping 380 orang dan pengelola sebanyak 120 orang .

     

    “Kami hanya berharap, ke depannya dalam pembahasan anggaran, pemerintah harus memperhatikan pengalokasian dana untuk PAUD. Apalagi mulai tahun 2017 PAUD menjadi tangung jawab pemerintah kabupaten atau kota,” jelasnya.

     

    Ternyata, tidak hanya fisik bangunan pendukung tenaga pengajar pun belum semua yang berlatar sarjana PAUD. Pengelola masih memanfaatkan tenaga tamatan SMA atau SMK yang ada di kampung.


    Sejatinya, kata dia, pemerintah memperhatikan PAUD yang ada, karena anak-anak yang dididik merupakan generasi usia  emas, sehingga boleh dibilang sangat mahal dan harus benar-benar dengan baik.

     

    Menurut dia, khusus untuk Kabupaten Ende sebetulnya tidak sulit mengalokasikan anggaran untuk PAUD. Pemerintah desa dan kelurahan bisa menganggarkan melalui Pides dan Pikel, demi mendukung pembinaan dan keberlanjutan PAUD.

     

    Ada satu hal yang membuat miris. Hingga kini Pemerintah Kabupaten Ende masih memberikan insentif kepada pendamping atau pendidik PAUD sebesar Rp 30 ribu per orang per bulan. Ironis memang, seorang pendidik yang mengabdikan diri untuk mencerdaskan anak bangsa diberi insentif sebesar itu.

     

    Realitas ini dibenarkan Kepala  Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas PPO Ende, Moan Keu Yuventius. Menurutnya, insentif ini sungguh sangat kurang dan tidak berarti bagi mereka. Satu-satu jalan untuk membantu para pembina adalah menaikan insentif dalam  jumlah yang wajar atau setera dengan honorarium tenaga kontrak daerah.

     

    Nada kepriharinan juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Ende Erikos Emanuel  Rede. Dia menyebutkan insentif yang diberikan di luar batas kemanusian dan ini akan menjadi pertimbangan dalam pembahasan anggaran berikutnya oleh DPRD setempat.

     

    Erik menuturkan, masalah tersebut menjadi pertimbangan dewan, lantaran   PAUD adalah fondasi atau dasar pembinaan dan pendidikan. Oleh karena itu harus jadi prioritas dan menjadi  fondasi dalam membangun karakter  anak.

     

    Agar PAUD tetap eksis membina dan mendidik anak-anak di usia dini, dukungan pemerintah daerah sangat dinanti. Tinggal sekarang, seperti apa bentuk dukungan tersebut? ***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.