• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 23 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ahok: Begitu Terima Duit, Pecat!
    ANA DEA | Kamis, 22 Oktober 2015 | 07:45 WIB            #NASIONAL

    Ahok:
    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama

     
    JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku belum menerima laporan adanya oknum pegawai negeri sipil (PNS) Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Timur yang melakukan pungutan liar. Meski demikian, Basuki menegaskan bakal langsung memecat oknum tersebut jika terbukti melakukan pungli.

    "Jadi, patokan saya, begitu (PNS) terima duit, pasti pecat sebagai PNS. Kalau masih motong (honor) PHL (pekerja harian lepas), bakal kami jadikan staf," kata Basuki di Jakarta, Rabu (21/10/2015). 

    "Tapi, untuk ke depannya, semua (PNS yang) dipecat karena saya pengen ngurangin jumlah PNS. Jadi, kurang-kurangi PNS, salah sedikit, pecat," kata Basuki menegaskan.

    Di samping itu, Basuki tak menampik masih banyak permainan di lahan pemakaman. Bahkan, lanjut dia, oknum PNS yang bekerja di Dinas Pemakaman kerap lepas tangan dan menyalahkan para PHL. Karena itu, ia tengah melakukan perlawanan kepada para mafia tersebut. Basuki mengimbau warga untuk langsung melapor jika dikenakan pungli di pemakaman.

    "Sekarang kan HP canggih-canggih, bisa diam-diam rekam. Kan ada juga pejabat yang enggak ngaku, begitu kami kasih rekamannya, dia langsung diam dan kami pecat sebagai PNS," kata Basuki. 

    Sebagai informasi, tiga PNS Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Timur diperiksa oleh Tim Pengamanan dan Penindakan Dinas Pertamanan dan Pemakaman (TPPDPP) Provinsi DKI. Mereka diduga melakukan pungutan liar dalam manipulasi dana kuburan di TPU Pondok Rangon. 

    Ketiga pegawai pemakaman Sudin Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Timur yang diperiksa berinisial SW, CSE (staf pengawas), dan SU (staf administrasi). Selain SW, CSE, SU, tim TPPDPP DKI memeriksa tiga PHL gali kubur berinisial KAR, JA, dan AN.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.