• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 09 Juli 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Belasan Desa di Sumba Timur Alami Rawan Pangan
    ALBERTUS | Rabu, 28 Oktober 2015 | 12:50 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Belasan
    Ilustrasi umbi hutan

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Belasan desa di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur dikabarkan mengalami kerawanan pangan. Warga setempat terpaksa mengonsumsi umbi hutan yang oleh warga setempat disebut dengan nama Iwi.


    “Ada laporan di lapangan yang menyatakan bahwa terjadi kerawanan pangan di belasan desa di Sumba Timur," kata Pejabat Bupati Sumba Timur Johanis Hawula, Rabu (28/10).


    Belasan desa itu tersebar di empat kecamatan. "Hal ini kita maklumi karena saat ini kondisinya seperti itu, sehingga penggarapan lahan pertanian warga tidak terlalu optimal,” katanya.


    Meski sudah mendapat laporan tentang kerawanan pangan, Johanis belum memberikan penjelasan secara detil, desa dan kecamatan mana saja yang dimaksud.


    Menurut Hawula, kerawanan pangan adalah dampak kemarau panjang, dan banyak sawah irigasi yang tidak digarap.


    Saat ini, kata Johanis, pemerintah daerah sedang berusaha untuk melakukan identifikasi dan membuat peta rawan pangan dengan upaya penanganan.


    Khusus untuk warga yang mengonsumsi umbi hutan sudah berlangsung tiap tahunnya. “Warga yang makan iwi atau ubi hutan, bagi masyarakat di sini sudah biasa," kata dia.

    "Ubi itu harus diambil setiap tahun, karena jika tidak diambil maka akan akan busuk dan tidak akan tumbuh lagi,” sambungnya.


    Dia mengatakan, iwi tersebut tumbuh saling dempet mirip buah salak, sehingga ketika diambil harus disisakan dua pohon, agar bisa tumbuh lagi tahun depan.


    Sementara, demi mengantisipasi rawan pangan pada tahun-tahun mendatang, Pemda Sumba Timur akan fokus mempersiapkan lahan-lahan kering milik warga yang tidak digunakaan.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.