• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 04 April 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Polres Ende Bantu Warga yang Kesulitan Air Bersih
    ALEX | Minggu, 01 November 2015 | 18:34 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Polres
    Kapolres Ende AKBP Yohanes Bangun (kiri) bersama jajaran perwiranya sebelum pendirstribusian air bersih

     

    Ende, Flobamora.net - Kepolisian Resor (Polres) Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) membantu masyarakat setempat yang mengalami kesulitan air bersih, menyusul musim kemarau panjang dan minimnya pasokan dari PDAM Tirta Kelimutu.

     

    Dipimpin Wakapolres Kompol Ketut Wiyasa, bantuan air bersih tersebut diberikan ke warga di di Kelurahan Potulando dan Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah.  

     

    Wakapolres Wiyasa di sela-sela kegiatan mengatakan, Polres Ende merasa peduli dengan kondisi kekurangan air yang dialami warga kota. Kondisi ini membuat Polres terpanggil untuk membantu warga yang kekurangan air bersih.


    "Kami peduli dengan kondisi warga, akibat musim kemarau berkepanjangan. Karena itu kami merasa terpanggil untuk membantu dengan mensuplai air bersih," katanya.

     

    Sementara itu salah seorang warga Kelurahan Onekore yang ditemui saat pendistribusian air menyatakan terima kasih kepada Polres Ende yang telah membantu mereka.

     

    Dia mengatakan, sudah sejak dua bulan terakhir, warga Onekore kekurangan air bersih. Dengan adanya distribusi air sangat membantu mereka sehingga tidak lagi membeli air yang dijual oleh swasta dengan harga Rp 150 ribu – Rp 300 ribu per tanki.

    "Terima kasih untuk polisi yang sudah membagi air. Selama dua bulan terakhir kami sangat kesulitan air bersih. Alasan PAM debit air turun. Tambah lagi kami yang tinggal di ketinggian membuat air tidak bisa mengalir," ujar Stefanus Resi yang tinggal di Jalan Udayana, Kelurahan Onekore.

    Dia juga menyampaikan kekecewaan karena pemerintah dan instansi terkait tidak memperhatikan kondisi mereka yang kini kekurangan air. Menurutnya, dinas sosial atau BPBD bisa memberi bantuan, apalagi mereka memiliki mobil tanki.

    Senada dengannya, warga lainnya Amandus Jeli mengatakan, mestinya PDAM wajib mendistribusikan air ke warga yang ada, teristimewa pelanggan. Karena warga sudah menjadi pelanggan, makanya PDAM wajib mensuplai air.

    "Kita kan pelanggan, kalau kita kekurangan air, PDAM wajib distribusi air gratis. Ini tidak dilakukan PDAM. Ini bertolak belakang, ketika  kita bayar terlambat maka meteren kita disegel," katanya lagi.

    Seperti disaksikan, sejumlah warga mengantre untuk mendapatkan air bersih. Mereka berbondong-bondong mengisi ember, jeriken, dan tempat penampungan air lainnya. ***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.