• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 26 Agustus 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ahok: Siapa Pun yang Memainkan DKI, Saya Orang yang Tahan Menghadapi Kalian
    ANA DEA | Kamis, 05 November 2015 | 10:13 WIB            #NASIONAL

    Ahok:
    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama wawancara dengan wartawan, di Balai Kota, Selasa (3/11/2015).

     
    JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku banyak mendapat penawaran penampungan sampah sementara.

    Hal itu terkait penghadangan yang dilakukan oleh beberapa oknum organisasi masyarakat (ormas) terhadap truk sampah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Cileungsi maupun Bogor. 

    "Tapi saya pikir solusinya bukan itu. Solusi pertama adalah negara enggak boleh kalah dengan premanisme, menurut saya gitu lho," kata Basuki, di Balai Kota, Kamis (5/11/2015). 

    Basuki mengatakan, ribuan ton sampah yang belum dibuang ke tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Bantargebang akan membusuk jika dibiarkan terus menerus.

    Tak hanya penghadangan truk sampah, kini operasional pengangkutan sampah oleh Pemprov DKI juga dibatasi. Padahal DKI tidak memiliki truk sampah yang cukup.

    "Kami dari tahun 2013 sampai tahun 2015 dikerjain terus beli truk sampah. Saya enggak tahu, saya suudzon (berprasangka buruk) ini ada mafia atau apa saya enggak tahu."

    "Saya mau tanya, pernah enggak dulu ketika saya membiarkan swasta PT Godang Tua Jaya yang kerja, pernah enggak jam operasional truk sampah dipermasalahkan? Enggak pernah dengar saya," kata Basuki. 

    Namun setelah DKI melayangkan Surat Peringatan (SP) 1 kepada PT GTJ, masalah pengelolaan sampah terus menghampir Jakarta.

    "Enggak apa-apa. Saya sampaikan, siapapun yang memainkan DKI, saya orang yang sangat tahan menghadapi kalian," kata Basuki.

    Sebanyak 200 unit truk sampah milik Dinas Kebersihan DKI Jakarta diadang warga dan salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) saat melintas di Jalan Transyogi, Cileungsi, Bogor Timur, Jawa Barat.

    Akibatnya, 6.500 ton sampah asal DKI Jakarta yang akan dibuang ke TPST Bantargebang terhambat.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.