• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ahok: Kesenjangan Orang Miskin dan Kaya di Indonesia Sangat Tinggi
    ANA DEA | Sabtu, 07 November 2015 | 15:37 WIB            #NASIONAL

    Ahok:
    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menghadiri acara Puncak Perayaan Syukur Arah Dasar 2011-2015 Keuskupan Agung Jakarta, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/11/2015). Kompas.com/Alsadad Rudi

     
    JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama menghadiri acara Puncak Perayaan Syukur Arah Dasar 2011-2015 Keuskupan Agung Jakarta. Dalam sambutannya, Ahok bicara soal keadilan sosial yang masih belum merata khususnya di Jakarta.

    "Hari ini yang sedang kita perjuangkan adalah keadilan sosial. Hari ini gap orang miskin dan kaya sangat tinggi," kata Ahok di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11/2015).

    Untuk mengurangi kesenjangan tersebut, kata Ahok, Pemprov DKI Jakarta memberikan layanan kepada masyarakat kelas bawah dengan fasilitas yang lebih baik. Pemprov DKI menyiapkan rusun dengan fasilitas seperti apartemen yang dilengkapi lift.

    "Saya cenderung menyediakan tanpa dijual dan tanpa sewa. Mereka hanya bayar biaya perawatan. Berapa subsidi? 60-80%. Dari Rp 5.000 sampai Rp 15.000 per hari," urai Ahok.

    Selain itu, pihaknya juga memberi kebebasan bagi masyarakat dengan penghasilan di bawah Rp 1 miliar per tahun untuk tidak membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kemudian masyarakat yang tinggal di rusun juga dapat menggunakan bus Trans Jakarta gratis.

    Ahok juga menjelaskan berbagai program-program untuk masyarakat miskin lainnya. Seperti panti sosial, upah bagi Pegawai Harian Lepas (PHL) yang telah mencapai Upah Minimum Provinsi (UMP) hingga Kartu Jakarta Pintar (KJP).

    "Saya berharap Ardas (Arah Dasar) 5 tahun ke depan bisa wujudkan keadilan sosial. Ini sejalan dengan visi misi Pemprov DKI Jakarta," ujar Ahok.

    Ahok menjelaskan pentingnya keadilan sosial bagi seluruh masyarakat. Hal ini sesuai dengan prinsip Pancasila dan juga cinta kasih yang diajarkan agama.

    "Target kita keadilan sosial. Keadilan sosial bukan bantuan sosial. Banyak kita terjebak memberi bantuan sosial tanpa keadilan sosial," ujarnya.

    Ahok kemudian minta umat Katolik yang hadir dalam acara tersebut untuk mendoakan dirinya agar menjadi pemimpin yang baik, adil dan tidak tergoda untuk melakukan korupsi.

    "Saya tahu umat Katolik di Jakarta banyak doakan saya. Doakan kami selalu punya hikmat bijaksana. Doakan kami supaya tidak terima suap, tidak berpihak. Saya kira Katolik ajarkan kita hidup sederhana," ucap Ahok.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.