• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 20 Oktober 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Sumba Miliki Jumlah Penduduk Buta Aksara Terbanyak
    ALBERTUS | Senin, 16 November 2015 | 10:07 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Sumba
    Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (PAUDINI), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Benny Wahon

     

    Kupang, Flobamora.net - Empat Kabupaten di daratan Sumba memiliki jumlah penduduk buta aksara terbanyak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

     

    Kepala Bidang Pendidikan Usia Dini Informal dan Non Formal (Paudini) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTT Benny Wahon mengatakan, jumlah penduduk buta aksara di NTT masih berkisar 300 ribu orang.

     

    “Dari jumlah itu, terbanyak berada di empat kabupaten di daratan Pulau Sumba yakni Kabupaten Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Barat Daya merupakan daerah dengan jumlah penduduk buta aksara terbanyak di Provinsi NTT,” kata Wahon di Kupang, Senin (16/11) .

     

    Menurutnya, dari persebaran jumlah penduduk buta aksara di NTT, terbanyak di 4 Kabupaten di daratan Pulau Sumba. Sedangkan Kabupaten lain yang juga jumlah penduduk buta aksara cukup banyak yaitu Kabupaten TTS.

     

    Dia mengakui, jumlah penduduk buta aksara di NTT masih ada perbedaan antara data Badan Pusat Statistik (BPS) dengan data Dapodik Dinas Pendidikan Nasional.

     

    “Data BPS menyebutkan masih ada sekitar 10 % jumlah buta aksara di NTT, sedangkan Dapodik Dinas Pendidikan Nasional mencatat masih ada 7,82 %,“ jelasnya.

     

    Dia mengatakan, terlepas dari perbedaan data tersebut, yang pasti bahwa jumlah penduduk buta aksara di NTT masih banyak. Untuk itu, program penuntasan kebuta-aksaraan di NTT melalui program kerja paket A masih sangat diperlukan.

     

    “Dari empat program yang menjadi tanggung jawab bidangnya, program Dikmas paling mendapat sorotan karena di dalamnya terdapat program penuntasan kebuta-aksaraan,“ katanya.

     

    Berkaitan program penuntasan buta aksara, Fraksi partai Golkar DPRD NTT dalam pemandangan umum terhadap Nota Keuangan RAPBD 2016 meminta pemerintah untuk memberi perhatian serius agar dapat meningkatkan rata–rata sekolah masyarakat NTT.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.