• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 21 Oktober 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Batalkan Bantuan Dana bagi Mahasiswa UIT Makasar
    VICKY DA GOMEZ | Selasa, 17 November 2015 | 05:45 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Batalkan
    Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sikka Siflan Angi

     

     

    Maumere, Flobamora.net - Fraksi Partai Nasdem DPRD Sikka meminta Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera untuk menghentikan bantuan dana bagi mahasiswa asal Kabupaten Sikka yang tugas belajar di Universitas Indonesia Timur (UIT) Makasar. Dana bantuan itu diminta dialihkan sebagai bantuan tambahan penghasilan tenaga kerja sukarela di RSUD TC Hillers Maumere atau  Puskesmas di Kabupaten Sikka.

               

    Ketua Fraksi Nasdem Siflan Angi beralasan status program studi Kebidanan UIT Makasar tidak sah alias ilegal karena sudah dihentikan pihak Dikti. Penghentian dilakukan karena syarat-syarat administrasi peningkatan akreditasi sesuai aturan Dikti tidak bisa dipenuhi oleh UIT Makasar.

                                                   

    “Itu hasil konsultasi Komisi 3 DPRD dengan Dikti dan BKN Pusat. Dikti sebagai pembina sudha bersurat menegur empat kali kepada UIT Makasar, namun mereka tidak mengindahkan,” tegas Siflan Angi.

               

    Karena UIT Makasar tidak mengindahkan surat Dikti, lanjut Siflan Angi, Dikti telah mengumumkan secara resmi lewat berbagai media massa tentang 242 perguruan tinggi di Indonesia yang fakultas dan program studinya tidka memenuhi syarat-syarat dan dibekukan sejak Agustus 2018.

               

    Yang membuat Siflan Angi kian berang, anehnya Sekda Sikka, Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, dan Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sikka masih meyakinkan kepada mahasiswa yang bermasalah tersebut bahwa UIT Makasar tidka bermasalah dan mahasiswa boleh kuliah seperti biasa. Dari kondisi ini, Siflan Angi menuding terjadi proses penipuan dan pembofohan berjamaah yang dilakukan UIT Makasar bersama Sekda Sikka, Dinkes Sikka dan BKD Sikka.

               

    Terkait ini, Fraksi Partai Nasdem meminta Pemkab Sikka melakukan gugatan terhadap UIT Makasar karena terbukti melakukan penipuan terhadap Pemkab Sikka yang mengakibatkan mahasiswa kebidanan jadi korban karena selama kuliah tidak mendapatkan kartu hasil studi (KHS) dan tidak tercatat pada pusat data perguruan tinggi (PDPT).

               

    Untuk mengeliminir kasus seperti ini, Fraksi Partai Nasdem meminta dinas-dinas yang mempunyai program tugas belajar dan izin belajar bagi aparatur untuk penyesuaian ijazah, harus benar-benar mengecek status setiap perguruan tinggi dengan fakultas dan program studinya secara akurat.

               

    Fraksi Nasdem pun meminta Bupati Yoseph Ansar Rera untuk mengambil tindakan tegas terhadap Sekda Sikka, staf di Dinkes yang mengarahkan mahasiswa-mahasiswi kuliah di UIT Makasar, dan staf di BKD yang selama ini konspirasi dengan UIT Makasar yang mengakibatkan bidan-bida yang kuliah di lembaga ini menjadi korban.

               

    Tidak segan-segan Fraksi Nasdem pun mengusulkan agar Bupati Yoseph Ansar Rera mengusulkan ke Gubernur NTT untuk menggantikan Sekda Sikka, karena menurut hemat Fraksi Nasdem, Sekda Sikka selama ini sangat tidak optimal.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.