• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 22 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Bupati Sikka Prediksikan Silpa 2015 Sebesar Rp 87 Miliar Lebih
    VICKY DA GOMEZ | Rabu, 18 November 2015 | 19:11 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Bupati
    Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera

     

    Maumere, Flobamora.net, - Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera memprediksi sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) Tahun 2015 sebesar Rp 87 miliar lebih. Angka ini jauh lebih kecil dari Silpa Tahun 2014 yang mencapai Rp 121 miliar menurut perhitungan BPK RI Perwakilan NTT.

               

    Prediksi Bupati Yoseph Ansar Rera ini mengundang pertanyaan dari Fraksi PDI Perjuangan mengenai akurasi data tersebut. Persoalannya, karena hingga sekarang realisasi pendapatan dan belanja daerah tahun 2015 masih sedang berjalan.

               

    Bagi Fraksi PDI Perjuangan, jika besarnya Silpa telah dipastikan maka kondisi ini menggambarkan lemahnya kinerja pemerintah dalam menyerap dan mengeksekusi anggaran yang telah direncanakan dan ditetapkan dalam APBD 2015.

     

    “Oleh karena itu, dengan sisa waktu tahun anggaran yang ada di tahun 2015 ini, Fraksi PDI Perjuangan berharap agar pemerintah serius dan fokus menyelesaikan berbagai program proyek pembangunan yang telah direncanakan bagi masyarakat,” terang Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Stefanus Sumandi, Senin (16/11).

     

    Bupati Ansar Rera, dalam keterangannya menjawab pemandangan umum fraksi, Rabu (18/11), menjelaskan bahwa penyusunan anggaran defisit yang sejalan dengan anggaran berbasis kinerja memunculkan kecenderungan pemerintah untuk mengakomodir berbagai kebutuhan masyarakat. Kecenderungan ini tentunya memungkinkan terjadinya Silpa.

     

    Silpa yang berasal dari pelampauan target pendapatan dan juga efisiensi, jelas Ansar Rera, sangat diharapkan sebagai salah satu komponen untuk menutup defisit. Yang tidak diharapkan adalah Silpa yang berasal dari tidak terlaksananya program dan kegiatan yang tentunya merugikan kepentingan masyarakat.

     

    Untuk meminimalisir Silpa, tambahnya, pemerintah tetap melakukan upaya pengendalian dan pengawasan setiap program dan kegiatan dari masing-masing satua kerja perangkat daerah. Namun seperti apa pengendalian dan pengasan yang akan dilakukan, Bupati Yoseph Ansar Rera tidak menjelaskan lebih detail.

     

    Pada tahun lalu, Silpa 2014 mencapai Rp 121.092.815.599,71, dari angka yang semula diprediksikan Rp 93 miliar lebih. Angka Silpa 2014 ini mengalami kenaikan hampir tiga kali lipat dari Silpa Tahun 2013 yaitu Rp 45 miliar lebih.

     

    Ketua Fraksi Partai Demokrat Agustinus Heni Doing, dalam sebuah kesempatan di paripurna mengkuatirkan Silpa 2015 bisa lebih dari Silpa 2014. Waktu itu dia berlasan, sampai Rabu (26/8) perkiraan realisasi belanja tahun 2015 baru mencapai 22 persen. ***

     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.