• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 02 April 2020

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Aiptu Tasripin, Polantas di Jakpus yang Suka Berbagi Bensin
    ANA DEA | Kamis, 19 November 2015 | 09:29 WIB            #NASIONAL

    Aiptu
    Aiptu Taspirin

     
    JAKARTA - Menjadi seorang polisi lalu lintas (polantas) mungkin sudah jadi makanan sehari-hari jika ada yang mengkritik. Mulai dari dianggap mencari-cari kesalahan pengendara hingga komentar miring lain.

    Namun, apa yang dilakukan Aiptu Tasripin menampik semua citra miring itu. Anggota Satlantas Polres Jakpus ini dikenal murah hati dan suka menolong warga. Di kalangan teman-temannya, Tasripin dikenal sebagai 'pom bensin berjalan'. Sebab pria asal Brebes, Jawa Tengah ini sering membagikan bensinnya kepada pemotor yang kehabisan bensin di tengah jalan.

    "Saya kasihan kalau lihat orang dorong motor. Apalagi ibu-ibu hamil atau punya anak. Nggak tega rasanya," ujar Tasripin saat ditemui di Polsek Senen, Jl Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2015).

    Sehari-hari Tasripin bertugas mengatur lalu lintas di sekitar Jalan Medan Merdeka Timur, Tugu Tani dan Kwitang. Di kawasan tersebut memang tidak ada pom bensin atau SPBU maupun penjual bensin eceran. SPBU terdekat berada di Jalan Menteng Raya, yang jaraknya bisa mencapai 2 km dari lokasi tempatnya berjaga. Oleh karena itu tak jarang ia menemukan pengguna jalan yang kehabisan bensin.

    Aiptu Tasripin
    Tasripin menceritakan awal mulanya mendapat ide tersebut yakni sekitar 4 tahun yang lalu, saat dirinya melihat seorang ibu yang membawa anak tengah mendorong motor di Jalan Medan Merdeka Timur. Kala itu matahari sedang terik-teriknya dan kondisi jalanan padat. Terenyuh melihat sang ibu berpeluh keringat mendorong motor, Tasripin lantas mendekatinya.

    "Saya tanya kenapa motornya didorong? Ternyata kehabisan bensin. Wah kasihan juga, pom bensin kan masih jauh dari sini. Bensin saya di tangki masih banyak, tapi gimana ngambilnya," kata Tasripin mengenang kejadian tersebut.

    Karena kondisi jalan padat, ia membantu mendorong motor ibu tersebut ke depan salah satu warung makan di Jalan Batu, Gambir. Tasripin yang bercucuran keringat lantas membuka topi pet polisinya. Di saat itulah ia kemudian mendapat ide menyedot bensin.

    "Saya baru sadar kalau di dalam pet ada selang kecilnya. Saya ambil selang itu buat nyedot," kata bapak 2 anak ini.

    Ia lantas meminta plastik kecil kepada pemilik warung untuk menampung bensin yang disedot dan memindahkan ke motor ibu yang malang itu. Setelah terisi sekitar seperempat liter, motor ibu yang tak diketahui namanya tersebut dapat dinyalakan kembali.

    "Saya kasih bensin dikit aja, yang penting bisa jalan sampai pom bensin. Senang banget dia, bilang makasih berkali-kali," kata Tasripin.

    Ibu tersebut hendak membayar bensin yang ia berikan, namun Tasripin menolak. Ia mengaku ikhlas menolong. "Mendingan duitnya untuk tambahan beli bensin," ujarnya.

    Beberapa hari setelah kejadian itu, tak disangka ia kembali bertemu dengan warga yang bernasib serupa. Namun kali ini menimpa seorang anak muda laki-laki. Meski pemuda tersebut terlihat masih kuat mendorong motor, Tasripin tetap iba.

    Tasripin yang mengenakan seragam polisi lantas meminta pemuda itu menepikan motornya. Awalnya pemuda itu tampak takut, namun setelah tahu Tasripin hendak memberi bensin, pemuda tersebut terlihat senang.

    "Besok-besoknya, kalau lihat pet punya teman saya yang rusak dan mau dibuang, saya minta. Saya ambil selangnya buat jaga-jaga kalau ada masyarakat yang kehabisan bensin lagi di tengah jalan," ujarnya.

    Kini ia selalu menyimpan selang dan plastik di dalam jok motornya untuk berjaga-jaga jika ada yang membutuhkan pertolongan darinya.

     


    Sumber: news.detik.com
    URL SUMBER
      TAG:
    • khas
    •   
    •   
    •   
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.