• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 04 Juni 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Perawat UGD RSUD TC Hillers Maumere Protes Pembagian Jasa JKN
    VICKY DA GOMEZ | Kamis, 19 November 2015 | 20:49 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Perawat
    28 perawat yang bertugas di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD TC Hillers Maumere melakukan protes atas pembagian jasa pelayanan JKN pada rumah sakit itu

     

    Maumere, Flobamora.net - Sebanyak 28 perawat yang bertugas di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD TC Hillers Maumere melakukan protes atas pembagian jasa pelayanan JKN pada rumah sakit itu. Didampingi Mei Indradewi, dokter penanggungjawab UGD, mereka pun mengadukan soal ini ke Komisi 3 DPRD Sikka, Kamis (19/11).

               

    Para perawat dan dokter ini diterima Komisi 3 di ruangan komisi. Ketua Komisi 3 Markus Melo memimpin pertemuan bersama para perawat dan dokter. Hadir pada kesempatan wakil Ketua Komisi 3 Alfridus Melanus Aeng, dan  beberapa anggota komisi seperti Siflan Angi, Stef Sumandi, Yoseph Karmianto Eri, Maria Mayestatis, dan Adelbertus Kasar.

               

    Hendrikus H. Kedong, juru bicara para perawat menjelaskan mereka tidak bisa menerima keputusan pembagian jasa pelayanan JKN karena pembagiannya dilakukan berdasarkan kesepakatan. Dengan pola pembagian seperti ini, hemat dia, sangat tidak adil bagi perawat dan dokter yang bertugas di UGD. Mereka menginginkan agar pembagiannya merujuk kepada peraturan daerah sebagaimana pembagian jasa pelayanan untuk jasa umum dan SKTM.

               

    Tentang hal ini, Hendrikus Kedong mengakui sudah terjadi beberapa kali pertemuan internal dengan Direktur RSUD TC Hillers Junaedi Sinaga dan Tim Verifikasi yang berjumlah 54 orang. Tim Verifikasi itu sendiri terdiri dari para dokter dan kepala-kepala ruangan, yang tugasnya dilegalisasi melalui surat keputusan yang diterbitkan Direktur RSUD TC Hillers Maumere. Namun dalam pertemuan-pertemuan tersebut, usulan dari UGD selalu tidak bisa diakomodir.

               

    Karena informasi masih sepihak, Komisi 3 baru sebatas mendalami persoalan yang terjadi menurut versi perawat dan dokter UGD. Sehubungan dengan adanya jadwal rapat dengar pendapat bersama Direktur RSUD TC Hillers pada Senin (23/11) mendatang, maka Komisi 3 berencana menyelesaikan persoalan ini pada saat itu.

               

    Tidak lama setelah pertemuan ini selesai, Direktur RSUD TC Hillers Maumere Junaedi Sinaga bersama beberapa orang Tim Verifikasi mendatangi DPRD Sikka. Mereka pun menemui Komisi 3 DPRD Sikka untuk menjelaskan persoalan yang sebenarnya. Hadir saat itu antara lain dr. Asep Purnama, dr. Mario Nara, dr. Candida Isabella, beberapa kepala ruangan, dan staf pada KTU RSUD TC Hillers Maumere.

               

    Rupanya persoalan tentang pembagian jasa pelayanan JKN ini sudah muncul sejak Mei 2015 lalu. Dalam rentang waktu beberapa bulan ini Tim Verifikasi telah menggelar beberapa kali pertemuan, dan memberikan pemahaman atas sistem pembagian jasa pelayanan JKN. Namun dari pertemuan ke pertemuan hanya UGD saja yang tetap ngotot dan tidak menerima sistem yang sudah diterapkan.

     

    Candida Isabella mengatakan sistem pembagian ini sudah sangat baik sekali karena mempertimbangkan kinerja dan beban kerja semua yang terlibat ketika melayani pasien. Sistem ini, katanya, mengembalikan seluruh hak perawat dan dokter, dan karena itu sistem ini sangat adil untuk dilakukan.

     

    Setelah mendapat informasi yang cukup banyak dari Tim Verifikasi, dan kemudian menyandingkan dengan informasi dari UGD, Komisi 3 memberikan rekomendasi agar sistem yang sudah diterapkan tetap dilaksanakan. Semua anggota Komisi 3 yang hadir mengembalikan persoalan pembagian jasa pelayanan ini kepada manajemen RSUD TC Hillers Maumere, dan  mempersilakan Tim Verifikasi melanjutkan tugas-tugas mereka sampai dengan pembayaran jasa pelayanan JKN.

     

    Markus Melo mengingatkan Direktur RSUD TC Hillers Maumere Junaedi Sinaga agar persoalan ini tidak berimbas kepada pasien yang membutuhkan pelayanan medis.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.