• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 23 Februari 2020

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Seorang Pria Melompati Pagar Gedung Putih
    ANA DEA | Jumat, 27 November 2015 | 10:23 WIB            #INTERNASIONAL

    Seorang
    Polisi berjaga di area di depan Gedung Putih di Washington DC, AS, Senin (15/4/2013), tak lama setelah bom meledak di garis finish Boston Marathon, Boston, Massachusetts. Peristiwa itu menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 100 orang.

     
    WASHINGTON - Seorang pria, yang menyelimuti diri dengan bendera Amerika, melompati pagar Gedung Putih, Kamis (26/11/2015). Saat itu Presiden Barack Obama dan keluarganya berada di dalam gedung merayakan Thanksgiving.

    Pria itu dengan cepat dihadang para agen Secret Service setelah dia melewati sebuah penghalang dan melompati pagar di Halaman Utara yang baru-baru ini dipasangi paku-paku 18 sentimeter agar lebih sulit untuk dilompati.

    Dalam sebuah pernyataan, Secret Service menyebut nama pria itu sebagai Joseph Caputo. "Caputo segera ditangkap dan dibawa ke tahanan," kata pihak Secret Service, pasukan pengawal presiden AS.

    Dua wartawan foto CNN yang melihat kejadian itu mengatakan, sejumlah petugas Secret Service menghunus senjata mereka. Beberapa anjing pelacak juga dilibatkan.

    Insiden itu sempat membuat istana kepresidenan ditutup.

    Amerika Serikat, dan kota-kota besar di AS khususnya, berada dalam keadaan siaga tinggi setelah serangan teror di Paris 13 November lalu. Namun Obama menekankan pada Rabu bahwa tidak ada ancaman khusus terhadap AS.

    Caputo membawa sebuah amplop, mengenakan kemeja biru dan bercelana putih. Ia menjadikan bendera Amerika sebagai jubah, kata wartawan CNN.

    CNN juga mengatakan, pria itu setidaknya merupakan orang ketiga yang telah memanjat pagar dan memasuki properti Gedung Putih tahun ini.

    Secret Service berada di bawah pengawasan ketat dan pimpinannya mengundurkan diri setelah seorang veteran perang AS memanjat pagar utara dan berhasil masuk ke istana kepresidenan sambil membawa pisau pada September 2014. Pria itu masuk lewat pintu depan Gedung Putih dan berjalan mencapai beberapa ruangan sebelum akhirnya dihadang dan ditangkap.

     


    Sumber: AFP/internasional.kompas.com
    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.