• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 20 September 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Tidak Ada Anggaran Bangun Kantor Capil
    VICKY DA GOMEZ | Selasa, 01 Desember 2015 | 12:58 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Tidak
    Ketua Komisi 1 DPRD Sikka Darius Evensius

     

     

    Maumere, Flobamora.net - Masalah dana siluman untuk Pembangunan Kantor Catatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Sikka semakin jelas saja. Setelah diklarifikasi ke Departemen Keuangan, diketahui bahwa tidak ada anggaran untuk proyek tersebut.

               

    Ketua Komisi 1 DPRD Sikka Darius Evensius yang dihubungi di Gedung DPRD Sikka, Senin (30/11), menjelaskan beberapa waktu lalu dia mendampingi Kepala Dinas Capil dan Kependudukan Kabupaten Sikka Bernadus Ratu ke Departemen Keuangan di Jakarta. Departemen Keuangan tidak pernah mengalokasikan anggaran untuk Pembangunan Kantor Capil dan Kependudukan Kabupaten Sikka di tahun anggaran 2015 ini.

               

    “Kami sudah konsultasi ke sana (Depkeu, Red), dan jawabannya tidak ada alokasi anggaran (bangun Kantor Capil dan Kependudukan). Pa Kadis sempat menginformasikan nomor DIPA, setelah dilihat ternyata nomor DIPA itu untuk anggaran operasional senilai Rp 1,4 miliar,” jelas Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sikka itu.

               

    Dengan kondisi proyek ini sudah dikerjakan sejak dua bulan lalu, kata Darius Evensius, pemerintah mesti mengambil sikap agar bangunan tersebut jangan ditelantarkan. Kenapa mesti pemerintah yang bersikap, hemat Darius Evensius, dalam soal ini dia meyakini Bernadus Ratu tidak melakukan sendirian. Malah yakinnya, Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera pasti mengetahui ihwal rencana pembangunan gedung kantor tersebut.

               

    Sebagaimana diberitakan, tidak ada aktifitas di lokasi proyek Pembangunan Kantor Catatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Sikka yang terletak persis di sebelah Kantor BKD Sikka. Ternyata, setelah diusut, proyek yang dikerjakan sejak dua bulan lalu itu, menggunakan dana siluman karena tidak dianggarkan di Departemen Keuangan.

     

    Pantauan Flobamora.net, Senin (30/11), sekitar pukul 10.00, tidak ada satu pun pekerja di lokasi. Beberapa alat kerja dibiarkan tercecer. Papan nama proyek tidak ada, sehingga media sulit mendapatkan gambaran tentang identitas sebuah pembangunan fisik. Beberapa warga yang ditemui di sekitar lokasi proyek mengatakan sudah sekitar dua minggu ini tidak ada lagi aktifitas pengerjaan bangunan.

     

    Informasi yang dihimpun, proyek ini dikerjakan oleh rekanan yang berasal dari Kabupaten Ende. Disebut-sebut dana proyek ini adalah dana tugas perbantuan yang alokasinya dari pemerintah pusat melalui Departemen Keuangan. Dananya sebesar Rp 7,8 miliar, di mana Rp 5,7 miliar untuk bangunan gedung kantor, sedangkan sisanya Rp 2,1 miliar untuk operasional.

     

    Masalah pembangunan proyek ini mulai muncul ketika sudah tidak ada lagi aktifitas pembangunan. Pelan-pelan mulai terkuak, ternyata rekanan sudah tidak sanggup mengerjakan akibat tidak punya uang lagi. Belakangan baru diketahui bahwa pembangunan Kantor Capil dan Kependudukan Kabupaten Sikka tidak masuk dalam anggaran. Pemerintah pusat hanya mengalokasikan dana Rp 1,4 miliar untuk operasional Dinas Capil dan Kependudukan Kabupaten Sikka. ***

     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.