Warning: ob_start(): output handler 'ob_gzhandler' conflicts with 'zlib output compression' in /home/flobamor/public_html/media.php on line 2
PLN Area FBT Diibaratkan Keranda tak Bernyawa


  • LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 24 Januari 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    PLN Area FBT Diibaratkan Keranda tak Bernyawa
    VICKY DA GOMEZ | Rabu, 02 Desember 2015 | 21:40 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    PLN
    Elemen masyarakat menyalakan lilin di trotoar depan Kantor Cabang PLN Area Flores Bagian Timur, Jalan Gajah Mada Maumere

     

    Maumere, Flobamora.net, - Sebuah keranda hitam berukuran kecil diusung elemen masyarakat pada Rabu (2/12). Bagian depan keranda ditempel logo PLN. Keranda ini diibaratkan sebagai PLN Area Flores Bagian Timur (FBT) yang dinilai sudah tidak bernyawa lagi.

               

    Keranda tersebut diusung eleman masyarakat yang terdiri dari PBH Nusra, LMND Eskot Sikka, Koalisi Perempuan Indonesia Maumere, dan Lingkar Sikka dalam aksi damai mereka di Kantor PLN Area FBT di Jalan Gajah Mada Maumere.

               
    Aksi damai ini berawal dari depan Kampus Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere. Dan keranda tersebut diusung sepanjang jalan, kurang lebih 3 kilometer sampai ke lokasi aksi. Keranda itu kemudian diletakkan di trotoar depan Kantor PLN Area FBT, dan sesudahnya dikuburkan di Pekuburan Umum St. Yosef Maumere.

               

    Demy Henriquez, dalam orasinya mensinyalir PLN Area FBT sudah mati dan simbol kematian itu adalah keranda yang mereka usung. Karena sudah mati maka keranda tersebut layak dikuburkan.  

               

    Dia pun menyebutkan beberapa hal yang menunjukkan PLN Area FBT sudah mati yakni seperti pemadaman bergilir tanpa pemberitahuan, pemaksaan migrasi listrik ke prabayar tanpa ada sosialisasi terlebih dahulu, sistem kerja outsourcing terhadap sebagian pekerja, termasuk memaksa perusahaan rekanan untuk menjamin hak-hak normatif buruh seperti jaminan sosial dan hak berserikat.

               

    Aksi damai di Kantor PLN Area FBT ini tidak dilanjutkan dengan dialog bersama. Tidak tahu apa alasannya sehingga tidak ada dialog. Karena tidak ada dialog elemen masyarakat langsung menuju Pekuburan Umum St. Yosef Maumere untuk menguburkan keranda hitam itu.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.