• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 03 Desember 2020

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Kepala DKP ke Luar Daerah, Nelayan tidak Melaut
    VICKY DA GOMEZ | Kamis, 03 Desember 2015 | 11:35 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Kepala
    Beberapa pengusaha ikan yang galau menunggu rekomendasi pembelian bahan bakar minyak yang belum ditandatangani pejabat di Dinas Kelautan dan Perikanan Sikka

     

     

    Maumere, Flobamora.net - Satu minggu terakhir ini ratusan nelayan pool and line di Kabupaten Sikka tidak bisa melaut. Pasalnya mereka belum menngantongi rekomendasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) yang dikeluarkan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat. Kepala DKP Lukman sedang berada di luar daerah, dan pejabat di bawahnya tidak ada yang berani tanda tangan rekomendasi tersebut.

               

    Di Kantor DKP Sikka, Rabu (2/12) siang, tampak sejumlah nelayan keluar masuk kantor itu. Ada yang nongkrong saja di halaman depan. Ketika tahu bahwa kepala DKP Sikka Lukman masih berada di luar daerah, mereka pun kembali dengan wajah sedih.

     

    “Setiap hari kami ke sini, pegawai bilang nanti besok saja. Terus besoknya kami datang lagi, jawabannya begitu lagi, katanya Pa Kepala belum datang. Wah ini kalau kepala 1 bulan saja ke luar daerah berarti selama itu kami tidak melaut,” ujar seorang nelayan yang tidak mau menyebutkan namanya.

     

    Kurang lebih satu jam berada di halaman depan Kantor DKP Sikka, bisa dihitung sekitar 20-an nelayan yang datang untuk mengambil rekomendasi. Rata-rata meraka adalah nelayan dari Wuring yang datang dengan kendaraan roda dua. Ada juga kendaraan roda empat yang memuat penuh jeriken, dengan harapan rekomendasi sudah keluar dan mereka langsung boleh membeli BBM.

     

    Seorang nelayan lain menambahkan karena belum ada rekomendasi terpaksa beberapa nelayan membeli BBM indiustri sehingga mereka pun bisa melaut. Dengan membeli BBM industri, jelasnya, maka mereka harus mengeluarkan biaya ekstra jika dibandingkan dengan menggunakan BBM  subsidi.

     

    Beberapa wartawan sudah berupaya menemui Sekretaris DKP Sikka Heri Nidi, namun yang bersangkutan sedang memimpin rapat internal. Seorang staf DKP menjelaskan jika Kadis DKP Sikka sedang berada di luar daerah maka Sekretaris DKP boleh menadatangani rekomendasi tersebut.

     

    “Sebenarnya Pak Sek bisa tanda tangan, tapi ini masalah teknis juga karena Kepala Seksi yang urus bagian ini sekarang sedang iktu pelatihan di Kupang. Nah Pa Sek tidak mau tanda tangan karena belum ada paraf dari Kepala Seksi. Rencananya hari ini Pa Kepala tiba di Maumere, dan harap masalah ini bisa diselesaikan,” jelas staf ini sambil meminta namanya tidak dituliskan.

     

    Setelah menunggu cukup lama, akhirnya diinformasikan Kepala DKP Sikka sudah tiba di Maumere dan sedang beristirahat di rumah pribadinya. Tumpukan rekomendasi yang belum ditandatangan pun langsung di bawah untuk ditandatangani. Rekomendasi pun langsung dibagikan kepada para nelayan yang sudah menunggu sejak pagi hari. ***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.