• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 22 Oktober 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    PLN Datangkan Mesin dari Jakarta dan Lhokseumawe
    ALBERTUS | Sabtu, 12 Desember 2015 | 13:55 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    PLN
    General Manajer PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur

     

    Kupang, Flobamora.net - PT PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mendatangkan mesin pembangkit dengan daya 20 MW untuk mengatasi defisit listrik di Kota Kupang dan wilayah sekitarnya.


    “Mesin ini direlokasi dari Lhokseumawe dan Jakarta, dan sudah diberangkatkan ke Kupang kemarin,“ kata General Manajer PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur di Kupang, Jumat (11/12).

     

    Menurutnya, untuk kebutuhan jangka pendek mengatasi pemadaman saat ini, dan memenuhi kebutuhan listrik untuk berbagai kegiatan sepanjang bulan Desember, khususnya perayaan Hari Natal dan Tahun Baru, PLN Pusat sudah mengirim tambahan mesin sebesar 20 MW.

     

    Dia mengatakan, lebih dari dua pekan ini, PLN melakukan pemadaman bergilir karena daya listrik yang dimiliki saat ini tidak mampu memasok kebutuhanb listrik. Dia berharap perjalanan kapal yang membawa mesin 20 MW itu lancar.



    Setelah tiba di Kupang, kata dia, pihaknya juga membutuhkan bantuan dari berbagai pihak, terutama dari Dinas Perhubungan NTT, Syahbandar dan PT Pelindo Kupang, agar mendapat prioritas membongkar.



    “Mesin 20 MW tersebut akan menjawab kekuatiran masyarakat jangan sampai pemadaman listrik masih akan berlanjut sampai perayaan Natal dan Tahun Baru,” katanya.


    Dia menjelaskan, penambahan mesin 20 MW tersebut adalah solusi jangka pendek untuk mengatasi kekurangan daya sebesar 20 MW akibat tidak beroperasinya PLTU Bolok. Daya mampu Sistem Kupang saat ini hanya 34 MW yang dipasok dari PLTD Kuanino dan PLTD Tenau. Sementara kebutuhan pemakaian listrik masyarakat pada siang hari sebesar 44 MW dan malam hari antara 52 MW hingga 54 MW.


    Dengan kondisi listrik tersebut, sambungnya, pada siang hari PLN Area Kupang kekurangan daya sehingga harus melakukan pemadaman sebesar 10 MW. Sementara pada malam hari PLN melakukan pemadaman sebesar 18 MW hingga 20 MW.

    Dalam melakukan pemadaman, selama ini PLN Area Kupang melakukan pemadaman rata-rata durasi 8 jam, sehingga setiap jalur cukup mengalami padam sekali dalam sehari.


    “Namun atas usulan masyarakat agar durasi padam diperpendek, maka PLN Area Kupang menerapan durasi padam selama 4 jam, dengan kemungkinan sehari setiap jalur akan mengalami giliran padam sebanyak dua kali dalam sehari,” ujarnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.