• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 13 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Gunung Egon Naik Status dari Normal ke Waspada
    VICKY DA GOMEZ | Jumat, 18 Desember 2015 | 21:23 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Gunung
    Gunung Egon

     

    Maumere, Flobamora.net - Aktivitas kegempaan Gunung Api Egon di Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur makin meningkat sejak Selasa (16/12). Berdasarkan kondisi itu Badan Metereologi dan Vulkanologi Bandung menaikkan status gunung api tersebut dari sebelumnya status normal menjadi status waspada.

               

    Camat Waigete Mayella da Cunha yang dihubungi Jumat (18/12) membantah informasi yang beredar bahwa Egon tengah erupsi. Sesuai keterangan yang diterimanya dari Yosef Suryanto, petugas posko pemantau di Desa Nangatobong, disebutkan aktifitas kegempaaan sedang meningkat sejak tiga hari yang lalu.

               

    Pada Selasa (15/12) terjadi 37 kali gempa vulkanik ukuran kecil, menyusul Rabu (16/12) berkisar antara pukul 16.15 Wita sampai 17.08 Wita terjadi 92 kali gempa vulkanik ukuran kecil, dan pada Kamis (17/12) dari pukul 00.00 Wita sampai 12.00 Wita kembali lagi terjadi gempa vulkanik sebanyak 84 kali, juga dengan ukuran kecil.

               

    Mayella da Cunha menambahkan informasi tentang aktifitas kegempaan ini sudah disampaikan kepada masyarakat di wilayahnya. Dia mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan terus memantau perkembangan aktifitas Egon, baik dengan mendapatkan informasi melalui pemerintah kecamatan atau pun bisa mendapatkan langsung dari petugas posko pemantau.

               

    Untuk mengantisipasi kepanikan di tengah masyarakat, Mayella da Cunha berinisiatif melakukan simulasi evakuasi mandiri di Lapangan Sepak Bola Waigete, dengan sasaran masyarakat di Desa Nangatobong dan Desa Egon. Dua desa ini letaknya langsung di bawah kaki Gunung Egon.

               

    “Sekarang ini sedang berlangsung simulasi dengan instruktur dari Badan Penaggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sikka. Simulasi ini sebagai antisipasi saja, sekaligus memberikan wawasan dan pemahaman kepada masyarakat jika mereka benar menghadapi erupsi Egon,” jelas dia.

     

    Erupsi Egon yang terakhir kali terjadi pada Mei 2008. Saat itu ribuan warga masyarakat di Kecamatan Waigete dievakuasi ke Kota Maumere. Ikut dievakuasi juga adalah masyarakat dari Kecamatan Mapitara yang letaknya persis di bagian selatan Egon.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.