• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 30 September 2020

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    PLN akan Kembangkan Lagi Kapasitas Panas Bumi Ulumbu
    ALBERTO | Selasa, 18 Februari 2014 | 13:24 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    PLN
    General Manajer PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur

     

     
    Kupang,Flobamora.net General Manajer PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Richard Safkaur mengatakan, mulai Agustus 2014 sumber panas bumi Ulumbu di Kabupaten Manggarai, akan dikembangkan lagi kapasitas listrik menjadi 2 x 2,5 Mega Watt.

    "Dengan pengembangan tersebut, sumber panas bumi Ulmbu akan memasok kebutuhan listrik menjadi 10 Mega watt, dari yang sudah ada sebelumnya 5 Mega Watt. Pengembangan ini dalam rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral,' kata Richard di Kupang,Selasa (18/2).

    Menurutnya, di NTT potensi sumber panas bumi yang sudah bisa dikembangkan ada di ulumbu,Mataloko, Sokoria dan Atadei. Khusus di Sokoria, Kabupaten Ende dan Atadei, kabupaten Lembata IPP adalah milik Bakrie group yang sudah ditandangani dengan kementerian ESDM bahkan sudah ada kontraknya.

    PLN sendiri, lanjutnya, sudah memanfaatkan sumber panas bumi yang sudah ada yakni di Ulumbu. Sedangkan di Mataloko, Kabupaten Ngada, adalah wilayah Kuasa Pertambangan  (WKP) milik Kementerian ESDM.

    "Memang PLN telah membangun turbin di PLTP Mataloko.Secara teknis sudah dilakukan evaluasi.Ternyata, kualitas gas yang keluar dari dua sumur yang ada tidak memenuhi sarat untuk pembangkit listrik.Yang keluar justru zat sulfur atau tingkat keasamannya sangat tinggi, sehingga menimbulkan korosi, yang mengakibatkan rusaknya turbin," jelasnya.

    Dia menjelaskan, Mataloko secara teknis sudah tidak bisa operasi. PLN telah menugaskan anak perusahaannya PJPS untuk melakukan investigasi terhadap  permasalahan tersebut, apakah masih bisa dipakai lagi atau tidak. Kalau mau dipakai lagi mau dipakai lagi, harus dibor sumur baru sehingga menghasilkan gas untuk tenaga listrik.

    Dia mengatakan, investasi untuk panas bumi biayanya tidak sedikit. Untuk bor satu sumur saja membutuhkan dana sekitar 700 juta US Dolar. Mahalnya ada di pengeboran, karena teknologi. tetapi setelah dimanfaatkan, justru biayanya jauh lebih murah.

    "Untuk memanfaatkan sumber panas bumi, PLN secara bertahap telah membangun transmisi Ende - Labuan Bajo ke arah Flores Bagian Barat.Secara sistem juga akan dibangun gardu induk di Mataloko dan Bajawa, yang langsung tersambung ke Ulumbu.

    Itu semua,tambahnya, untuk interkoneksi antara sistem eksisting diesel yang ada di beberapa lokasi dengan PLTU Ropa serta PLTP Ulumbu. Pasalnya, disadari betul di NTT 97 persen konsumsi listrik masih menggunakan bahan bakar solar. Sedangkan sisanya ada tenaga air, PLTP dan PLTS.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.