• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 20 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Puluhan Are Sawah di Detusoko Disapu Banjir
    LEX | Rabu, 19 Februari 2014 | 14:12 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Puluhan
    Areal Sawah yang Rusak Akibat banjir

     
    Ende, Flobamora.net - Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah mengakibatkan puluhan are sawah milik Warga Desa Ekolete, Kecamatan Detusoko disapu banjir.

    "Padi yang baru saja ditanam dan sejumlah petak sawah rusak berat," kata Camat Detusoko Ignas Kapo, yang ditemui di kantornya, Rabu (19/2).
     
    Menurut Kapo, hujan yang cukup deras pada Selasa (18/2) siang hingga sore hari membuat paling sedikit 98 are sawah milik warga dari dua kampung yakni Nuabaru dan Ekoleta dihantam banjir.

    Dia menyebutkan, 98 hektare sawah tersebut merupakan milik 18 kepala keluarga diperkirakan sekitar satu hektare."Saya semdiri sudah turun ke lokasi untuk melihat secara langsung.Namun demikian kerusakan tidak seberapa. Semuanya kita akan data dan melaporkan ke Bupati, BPBD dan dinas terkait,” tuturnya.
     
    Dia menjelaskan, padi yang baru ditanam paraktis tidak bisa dipergunakan lagi karena rusak. Untuk itu pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian kabupaten Ende agar membantu para petani berupa bibit padi.

    Dia juga sudah meminta para kepala desa untuk segera memasukan data-data kerusakan terkait bencana alam. Pasalnya, sampai saat ini para kepala desa belum memasukan data yang diminta.

    Salah seorang warga yang ditemui di lokasi, Dominikus Giu mengatakan, rusaknya sebagai areal perswahan di Ekoleta itu selain  karena tingginya curah hujab juga karena luapan Kali Lowo Ria, luapan drainase jalan dan jebolnya saluran irigasi.

    Untuk membantu mengatsi kesulitan para petani dia meminta bantuan pemerintah membangun pengaman sepanjang kali Lowo Ria dengan bronjong,karena peristiwa seperti itu terjadi hampir setiap tahun

    "Kami juga berharap adanya bantuan bibit dari pemerintah karena saat ini sedang memasuki musim tanam dan persediaan bibit sudah habis," ucapnya.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.