• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 06 April 2020

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Pemerintah Tidak Responsif terhadap Pembentukan Provinsi Flores
    ALBERT VINCENT REHI | Senin, 11 Januari 2016 | 19:20 WIB            #NASIONAL

    Pemerintah
    Salah satu panorama alam di Pulau Flores

     

    KUPANG, FLOBAMORA.NET  - DRPD NTT menyesalkan sikap tidak responsif pemerintah daerah setempat terhadap rencana dan persiapan pembentukan Provinsi Flores, sehingga dana dukungan sosialisasi senilai Rp 1 miliar yang dianggarkan dalam APBD Tahun 2015 mubazir.

    Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno dalam pidatonya pada pembukaan masa sidang dewan tahun 2016  meminta agar  persiapan pembentukan Provinsi Flores diagendakan kembali dan dilanjutkan pada tahun anggaran 2016.

    “Pemerintah harus memiliki semangat, perlakuan, komitmen yang sama terhadap agenda pemekaran wilayah di NTT, baik untuk kabupaten dan kota maupun provinsi,” tandasnya.

    Menurut dia, agenda pemekaran kabupaten/kota dan provinsi telah diamanatkan dalam RPJMD Provinsi NTT tahun 2013-2018. Dia menuturkan, agenda pemekaran wilayah harus diyakini bersama sebagai solusi percepatan pembangunan, pendekatan, pelayanan dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

    “Provinsi NTT saat ini terus bertambah jumlah penduduknya, apalagi akan terbentuk delapan kabupaten/kota lagi yang sedang berposes, sehingga daerah ini merupakan salah satu provinsi kepulauan  yang terbanyak  pulaunya dan terluas wilayahnya di Indonesia,” ujarnya.

    Dia juga meminta pemerintah provinsi untuk mendukung berbagai agenda terutama sosialisasi rencana pembentukan Provinsi Flores yang sempat mandeg dan dapat ditindaklanjuti pada tahun 2016.

    Untuk diketahui, delapan daerah otonomi baru di NTT yang sedang berposes, antara lain Kota Maumere, Kabupaten Adonara, Amfoang, Pahunga Lodu, Sumba Selatan, Sumba Timur Jaya, Pantar, dan Kabupaten Amanatun.***


     
      TAG:
    • khas
    •   
    •   
    •   
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.