• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 25 Oktober 2021

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Harga Bahan Kebutuhan Pokok di TTU Cenderung Naik
    OSKAR P | Selasa, 12 Januari 2016 | 20:22 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Harga
    Suasana pasar Kefamenanu, TTU, NTT

     

     

    KEFAMENANU, FLOBAMORA.net - Meskipun pemerintah telah  menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) secara nasional,  Selasa 5 Januari 2016 lalu, namun hal itu belum mempengaruhi turunnya harga sembako di pasar tradisional di Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) , NTT.

    Yang terjadi justru sebaliknya, sejumlah kebutuhan pokok warga seperti beras, gula, minyak bahkan sayur mayur dan bumbu dapur,  harganya terus melonjak hingga membebani para pedagang kecil dan pembeli.

    Menurut Muhammad Nasir pedagang di Pasar Baru Kota Kefamenanu,  harga sejumlah bahan pokok yang didatangkan dari luar pulau seperti beras, gula dan minyak, harganya malah mengalami kenaikan cukup tajam.

    “Selama masuk tahun baru ini, harga tidak ada yang stabil, malah melonjak pak. Contoh beras biasa saja yang dari Sulawesi itu dulu 9.000/kg sekarang sudah 12.000/kg. Gula juga dulu beli satu karung Rp.555.000 sekarang Rp.665.000. Ini belum lagi rokok, minyak , telur, dan lainnya. Pokoknya naik melonjak pak,” kata Nasir, Selasa (12/1).

    Kenaikan harga kebutuhan pokok yang relatif sama bahkan cenderung naik ini juga merambah hingga ke kebutuhan pokok dapur sehari-hari, seperti sayur mayur dan bumbu.

    “Kentang, bawang, cabe harga masih tinggi, tidak ada penurunan, padahal harga BBM sudah turun. Ini mungkin karena turun mendadak ya, sementara sudah terlanjur diborong dengan harga mahal,” ujar Liana Tanur, salah seorang pembeli.

    Menyikapi kondisi harga sembako dan kebutuhan lainnya yang tidak stabil  bahkan cenderung naik pasca turunnya harga BBM ini, warga Kefamenanu berharap, pemerintah secepatnya mencari solusi menstabilkan harga kebutuhan pokok yang ada. Apalagi saat ini ancaman kelaparanpun tengah menghantui warga akibat gagal tanam, karena curah hujan yang tidak normal.***


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.