• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 29 September 2020

     
    Home   »  Nasional
     
    Banyak Pegawai Kemendagri Mendadak Hilang, Diduga Terlibat Gafatar
    ANA DEA | Rabu, 13 Januari 2016 | 17:53 WIB            #NASIONAL

    Banyak
    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (1/12/2015)

     

     

    JAKARTA — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengungkap kejanggalan yang belakangan terjadi di lingkungan kementeriannya.

     

    Menurut dia, ada beberapa pegawai Kemendagri yang merupakan alumnus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mendadak hilang.

     

    Belakangan, Tjahjo mendapat informasi bahwa mereka bergabung ke dalam Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

     

    "Pegawai kami, alumni IPDN yang hilang, disinyalir ikut Gafatar. Alumni IPDN ini tidak ada prosesnya, tahu-tahu hilang," ujar Tjahjo di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (13/1/2016).

     

    Tak hanya itu, Tjahjo mengatakan bahwa ada anak dari pejabat Kemendagri yang juga tiba-tiba menghilang. Diduga, anak pejabat tersebut juga bergabung dalam Gafatar.

     

    Saat ini, Kemendagri dalam posisi memonitor kegiatan Gafatar. Jika ditemukan ada markas yang Gafatar gunakan untuk melakukan kegiatan yang meresahkan, tempat itu akan ditutup.

     

    "Kami dan Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) tugasnya mencermati dan mengawasi setiap gerakan dinamika dan tumbuhnya organisasi itu," kata Tjahjo.

     

    Tjahjo mengatakan, Gafatar memang tidak terdaftar di Kesbangpol sehingga tidak dapat dibubarkan. 

     

    Namun, ia akan terus mengawasi setiap gerak-gerik Gafatar untuk mengantisipasi terjadinya tindakan yang meresahkan masyarakat.

     

    Tjahjo mengaku Kemendagri tidak dapat bekerja sendirian. Oleh karena itu, Kemendagri mengajak sejumlah lembaga hukum, seperti intel kepolisian, Badan Intelijen Negara, dan juga Kesbangpol untuk mendalami organisasi tersebut.


     


    Sumber: nasional.kompas.com
    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.