• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 27 Januari 2022

     
    Home   »  Regional
     
    PT Taspen Bantu Pembangunan Rumah Ibadat di Ende
    ALEX | Rabu, 20 Januari 2016 | 20:22 WIB            #REGIONAL

    PT
    Bupati Ende Marselinus Y.W Petu saat menggunting pita tanda persemian kantor Taspen disampingi Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro.

     

     

    ENDE, FLOBAMORA.NET - PT Taspen (Persero) menyumbangkan dana sebesar Rp 200 juta untuk pembangunan empat rumah ibadat di Kabupaten Ende. Dana diambil dari tanggung jawab sosial (corporate social responsibility/CSR) perseroan tersebut.

     

    “Kami ingin mengambil sedikit bagian dari pembangunan sosial masyarakat kabupaten Ende,” ujar Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro di sela-sela acara peresmian kantor cabang Taspen di Ende, Selasa (19/1).


    Dana sumbangan dari Taspen akan dialokasikan untuk pembanguan gereja di Ratesuba, kapela di Dile, masjid di Ndao, dan masjid di Paupanda. Masing-masing akan memperoleh Rp 50 juta.

     

    Iqbal menjelaskan, pembangunan dan pendirian kantor cabang Taspen di Ende bertujuan untuk mendekatkan pelayanan bagi para pensiunan di dataran Pulau Flores. Kantor cabang di Ende adalah kantor cabang ke-52 di seluruh Indonesia.

     

    Sebagai informasi, Taspen menargetkan total dana kelolaan selama 2016 mencapai sekitar Rp 160 trilliun. Angka itu meningkat dari 2015 yang diproyeksikan sekitar Rp 148,5 triliun.

     

    "Total dana kelolaan persisnya masih dalam proses audit, namun diperkirakan berkisar Rp160 triliun pada tahun ini (2016)," kata Direktur Operasional Taspen Taspen Ermanza

     

    Menurut Ermanza, peningkatan dana kelolaan antara lain sejalan dengan penambahan jumlah kepesertaan Taspen yang meningkat dari tahun sebelumnya.

     

    "Jumlah peserta Taspen saat ini mencapai sekitar 6,6 juta, terdiri atas 4,4 juta peserta PNS aktif dan 2,2 juta peserta pensiunan," ujarnya.

     

    Ermanza menjelaskan sampai dengan akhir tahun 2016 jumlah tersebut akan meningkat sekitar 120.000 orang seiring dengan penambahan jumlah PNS yang memasuki masa pensiun.

     

    Lonjakan ini seiring berakhirnya masa perpanjangan usia pensiun, dimana sesuai Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara usia pensiun diundur dari sebelumnya 56 tahun menjadi 58 tahun.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.