• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 25 Oktober 2020

     
    Home   »  Regional
     
    Ratusan Hektare Sawah di Kotabaru Kekeringan
    ALEX | Jumat, 22 Januari 2016 | 12:50 WIB            #REGIONAL

    Ratusan
    Camat Kota Baru, Daniel Beri

     

     
    ENDE, FLOBAMORA.NET - Anomali cuaca yang terjadi akibat El Nino membawa dampak bagi para petani di Kabupaten Ende. Cuaca yang terus berubah mengakibatkan banyak tanaman petani khususnya padi sawah dan ladang mati.

    “Jika sekarang tidak segera diatasi dipastikan akan  terjadi kelaparan,” ujar camat Kota Baru Daniel Beri, ketika ditemui di kantor Bupati Ende, Jumat (22/1).

    Dia mengatakan di Kecamatan Kotabaru kurang lebih 100 ha sawah kekeringan akibat cuaca yang terus menerus berubah dan panas berkepanjangan.

    "Kami di Kotabaru, kurang lebih 100 ha lebih tanaman padi dan jagung mati. Hal ini karena panas berkepanjangan dan hujan yang tidak menentu," kata Daniel Beri.

    Dia menyatakan, pihaknya sampai sekarang masih terus mendata jumlah yang pasti, karena luas lahan yang terkena dampak El Nino bertambah.

    Dia lebih jauh mengatakan, daerah yang dulunya kelebihan air seperti di Desa Tiwu Sora, kini debit airnya sudah mulai menurun, sehingga wilayah tersebut juga terkena dampak gagal tanam karena kekurangan air.

    "Mungkin ada lahan yang bisa ditanam namun itu kecil, karena debit air menurun. Dipastikan tahun 2016 ini terjadi gagal tanam dan gagal panen,” kata mantan Camat Wolojita ini.

    Dia juga menuturkan, pihaknya belum melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupten khususnya Dinas Pertanian dan Peternakan karena sebutnya masih melakukan pendataan di lapangan.

    "Kita masih lakukan pendataan di lapangan setelah itu baru koordinasi dengan dinas untuk mengambil langkah selanjutnya, khususnya dalam pengadaan benih," urainya.

    Dia mengakui beberapa petani kini sudah kesulitan benih karena bibit yang ditanam sebelumnya mati karena kekeringan.

    Mengantisipasi gagal tanam dimana akan berimbas pada kekurangan bahan pangan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Bulog Ende untuk mendroping beras untuk orang miskin (raskin).

    Dia menjelaskan, biasanya warga Kecamatan Kotabaru enggan menerima raskin, namun mengantisipasi rawan pangan pihaknya segera mendatangkan beras raskin.

    "Untuk Kecamatan Kotabaru kini sudah didroping beras raskin sebanyak delapan truk. Mudah-mudahan bisa menjawabi kebutuhan akan kekurangan pangan. Bagi warga yang belum memiliki uang maka bisa mengambil beras raskin dengan meminta surat keterangan dari Camat Kotabaru,” tambahnya.

    Berkaitan dengan pembangunan sektor pertanian di Kecamatan Kotabaru, pihaknya juga berkoordinasi dengan TNI dalam memberikan  penyuluhan dan pengawalan distribusi pupuk ke para petani sehingga bisa tiba tepat waktu. Selain itu tidak untuk disalahgunakan.Untuk pihaknya berharap TNI bisa membantu dalam menghadapi ancaman gagal tanam tahun ini.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.