• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 18 Juni 2021

     
    Home   »  Nasional
     
    Misteri Kasus Kematian Mirna yang Segera Terungkap
    | Senin, 25 Januari 2016 | 10:29 WIB            #NASIONAL

    Misteri

     

     
    JAKARTA - Misteri kematian Wayan Mirna Salihin (27) atas dugaan diracun sianida, pelan namun pasti segera terungkap. Polisi telah memiliki sedikitnya empat alat bukti untuk dapat menentukan siapa pelakunya.

    Jumlah bukti tersebut melebihi jumlah minimal dua alat bukti untuk bisa dipakai penegak hukum dalam menetapkan seseorang menjadi tersangka. Berbekal alat bukti yang telah dikantongi selama 19 hari penyelidikan, polisi akan segera berkoordinasi dengan kejaksaan untuk melakukan ekspose.

    "Alat bukti sudah kuat. Dari minimal 2 alat bukti yang harus dikantongi, kami bahkan sudah memiliki 4 alat bukti. Nanti kalau dari hasil ekspose, kejaksaan ada yang kurang lengkap kita tambahkan kemudian kita gelar lagi, tapi kalau kejaksaan sudah oke, kita baru gelar untuk penetapan tersangkanya," jelas Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, Minggu (24/1/2016) malam.

    Tak menjelaskan secara detail terkait alat bukti tersebut, Khrisna menuturkan terdiri dari keterangan saksi, keterangan ahli, dokumen, serta petunjuk. Sejauh ini, pihak kepolisian telah memeriksa belasan saksi terkait kasus Mirna, di antaranya karyawan kafe, keluarga Mirna, suami Mirna dan teman-teman Mirna.

    Dijadwalkan, hari ini penyidik akan memeriksa seorang saksi kunci. Hanya saja Khrisna enggan menyebutkan siapa saksi kunci itu.  

    "Besok kami panggil lagi salah satu saksi kunci untuk dimintai keterangan. Kalau saya katakan siapa, nanti pelakunya menyiapkan alibi-alibi dong," ujar Krishna di kesempatan yang sama.

    Mirna tewas setelah meminum kopi yang mengandung sianida pada 6 Januari 2016 lalu. Terdapat sebanyak 3,75 gram sianida di kopi Vietnam yang Mirna minum. Mirna sempat kejang-kejang dan dibawa ke RS Abdi Waluyo sebelum nyawanya dinyatakan tak tertolong.

     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.