• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 22 September 2019

     

     
    Home   »  Regional
     
    Cegah Radikalisme, Forkompinda Kabupaten Ende Lakukan Sosialisasi
    ALEX | Senin, 25 Januari 2016 | 18:19 WIB            #REGIONAL

    Cegah
    Wakil Bupati Ende, H. Djafar Achmad

     

    ENDE, FLOBAMORA.NET - Peristiwa pemboman di pusat perbelanjaan Sarinah oleh kelompok radikal beberapa waktu lalu menuai keprihatinan banyak pihak. Forkompinda Kabupaten Ende pun bergerak cepat mengambil langkah pencegahan agar paham radikalisme tidak menyebar hingga ke daerah itu.

    "Kita mengutuk keras tindakan mereka karena menyebabkan korban meninggal dunia, luka berat dan meninggalkan luka batin yang menjadi korban dan juga keluarga para korban,”kata Wakil Bupati Ende, Djafar Achmad. Saat melakukan sosialisasi di Masjid Arabitha, Kelurahan Kotaratu, Kecamatan Ende Utara,Kamis (21/1) lalu.

    Dia mengatakan, pihaknya juga sudah bersurat kepada camat, lurah dan kepala desa,untuk melakukan koordinasi bersama masyarakat guna menjaga keamanan di wilayahnya masing-masing. Selain itu masyarakat juga diminta untuk proaktif melakukan pengawasan terhadap para pendatang baru.

    Dia menyebutkan, keberadaan para pendatang baru harus melaporkan diri 1x24 jam, dan jika melihat ada yang patut dicurigai akan melakukan suatu tindakan yang mengganggu keamanan segera melapor kepada pihak keamanan.

    “Saya juga beraharap adanya deteksi dini terhadap aktivitas masyarakat yang bertujuan membantu masyarakat, namun ada maksud terselubung yang bisa mengganggu kemanan," ujar Wabup Djafar.

    Sementara itu langkah strategis yang sudah dan terus dilakukan yakni dengan melakukan sosialisasi diberbagai masjid.melakukan pertemuan dengan para tokoh masyarakat dan tokoh agama,.juga membuat spanduk yang bertuliskan “Kami Tidak Takut Teroris” dan dipajang di beberapa titik lokasi strategis.

    Sementara itu Wakapolres Ende, Kompol I Ketut Wiyasa di kesempatan yang sama  berharap agar warga khususnya kaum muda pengguna media sosial untuk tidak mempublikasikan gambar visual korban pemboman karena melemahkan semangat kebangsaan.

    "Saya juga berharap agar masyarakat harus mengerti bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas Polisi dan TNI semata, namun tugas bersama masyarakat secara keseluruhan. Teroris adalah mereka yang tidak bertanggung jawab, tidak bermoral, tidak beragama karena perbuatan mereka tidak berperikemanusiaan,” ujarnya.

    Dalam beberapa hari terakhir, Forkompinda Kabupaten Ende sudah melakukan sosialisasi di tiga tempat berbeda yakni di Masjid Paupanda Bawah Jl. Ikan Paus, Masjid Arabitha, Masjid Barai Borokanda. Dan selanjutnya di beberapa masjid lainnya di kota Ende.***

    "Kita mengutuk keras tindakan mereka karena menyebabkan korban meninggal dunia, luka berat dan meninggalkan luka batin yang menjadi korban dan juga keluarga para korban,”kata Wakil Bupati Ende, Djafar Achmad. Saat melakukan sosialisasi di Masjid Arabitha, Kelurahan Kotaratu, Kecamatan Ende Utara,Kamis (21/1) lalu.

    Dia mengatakan, pihaknya juga sudah bersurat kepada camat, lurah dan kepala desa,untuk melakukan koordinasi bersama masyarakat guna menjaga keamanan di wilayahnya masing-masing. Selain itu masyarakat juga diminta untuk proaktif melakukan pengawasan terhadap para pendatang baru.

    Dia menyebutkan, keberadaan para pendatang baru harus melaporkan diri 1x24 jam, dan jika melihat ada yang patut dicurigai akan melakukan suatu tindakan yang mengganggu keamanan segera melapor kepada pihak keamanan.

    “Saya juga beraharap adanya deteksi dini terhadap aktivitas masyarakat yang bertujuan membantu masyarakat, namun ada maksud terselubung yang bisa mengganggu kemanan," ujar Wabup Djafar.
    Sementara itu langkah strategis yang sudah dan terus dilakukan yakni dengan melakukan sosialisasi diberbagai masjid.melakukan pertemuan dengan para tokoh masyarakat dan tokoh agama,.juga membuat spanduk yang bertuliskan “Kami Tidak Takut Teroris” dan dipajang di beberapa titik lokasi strategis.

    Sementara itu Wakapolres Ende, Kompol I Ketut Wiyasa di kesempatan yang sama  berharap agar warga khususnya kaum muda pengguna media sosial untuk tidak mempublikasikan gambar visual korban pemboman karena melemahkan semangat kebangsaan.

    "Saya juga berharap agar masyarakat harus mengerti bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas Polisi dan TNI semata, namun tugas bersama masyarakat secara keseluruhan. Teroris adalah mereka yang tidak bertanggung jawab, tidak bermoral, tidak beragama karena perbuatan mereka tidak berperikemanusiaan,” ujarnya.

    Dalam beberapa hari terakhir, Forkompinda Kabupaten Ende sudah melakukan sosialisasi di tiga tempat berbeda yakni di Masjid Paupanda Bawah Jl. Ikan Paus, Masjid Arabitha, Masjid Barai Borokanda. Dan selanjutnya di beberapa masjid lainnya di kota Ende.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.