• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 25 Oktober 2020

     
    Home   »  Regional
     
    Peduli Sampah, Mahasiswa Gelar Aksi di DPRD Ende
    ALEX | Rabu, 27 Januari 2016 | 20:43 WIB            #REGIONAL

    Peduli
    Mahasiwa STKIP saat berdialog dengan DPRD Ende

     

     
    ENDE, FLOBAMORA.NET - Puluhan Mahasiswa STKIP Simbiosis Ende menggelar aksi dengan mendatangi Kantor DPRD setempat. Mereka mempermasalahkan kondisi Kota Ende yang kini makin kotor akibat sampah yang berserakan pascaterjadinya hujan beberapa hari terakhir ini.

    Mereka bergerak dari Kampus STKIP di Jalan Imam Bonjol Ndao menuju Kantor DPRD Ende. Di sepanjang jalan mereka juga mengajak masyarakat untuk peduli dengan sampah dan aksi mereka juga disertai dengan pemungutan sampah di jalan yang mereka lewati.

    Koordinator aksi Mahasiswa STKIP Simbiosis Nikolaus Maku di hadapan anggota DPRD Ende menjelaskan, persoalan sampah kini menjadi masalah serius. Bukan tidak mungkin jika tidak ditangani akan membawa dampak ikutan.

    "Bukan saja kota Ende menjadi kotor, namun lebih dari itu akan membawa penyakit," kata Nikolaus, Jumat lalu.

    Dia menyebutkan beberapa titik yang mestinya harus diperhatikan pemerintah sebagai pengambil kebijakan di antaranya di Km 1 arah Timur Kota Ende, di depan Akademi Keperawatan, Jalan durian atas, Perumnas, Jalan Wirajaya, dan beberapa titik lainnya.
     
    Dia mengatakan, selain perilaku warga yang membuang sampah di selokan juga akibat saluran drainase yang terlalu sempit sehingga tidak bisa menampung debit air.

    "Karena itu kita  butuh penambahan bak sampah. Armada pengangkut sampah dan perbaikan drainase," ujarnya.

    Dia juga menengarai armada pengangkut sampah sering disalahgunaakan untuk memuat batu dan pasir. Karena itu dihadapan anggota DPRD Ende mereka berharap kembalikan fungsi kendaraan sampah sesuai dengan peruntukannya.

    Salah seorang anggota DPRD Ende Albert Vinsensius Tani mengatakan, persoalan sampah sudah menjadi keprihatinan bersama. Karena itu DPRD Ende akan mendesak Kantor Pertamanan dan Kebersihan untuk menyikapi hal ini.

    "Kita berharap Kantor Pertamanan dan Kebersihan segera melakukan pengadaan tempat sampah dan menaruh di tempat strategis sehingga warga membuang sampah di tempat tersebut bukan di selokan," kata politisi Partai Golkar ini. DPRD juga, tambahnya, akan mendesak agar kembalikan fungsi mobil sampah bukan untuk memuat material batu atau pasir.

    Sementara itu, anggota DPRD Ende lainnya Armin Wuni Wasa yang memimpin dengar pendapat bersama para Mahasiswa STKIP Simbiosis menegaskan, DPRD Ende akan segera berkoordinasi dengan dinas teknis khususnya PU untuk memperhatikan drainase dalam kota yang kini sudah tidak bisa menampung lagi aliran air.

    "Kita akan lakukan koordinasi ke depan seperti apa menyikapi kondisi drainase kita yang terlihat sangat sempit untuk menampung volume air," tuturnya.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.