• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 15 Desember 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ini Ingatan Ayah Mirna pada Peristiwa 6 Januari di RS Abdi Waluyo
    ANA DEA | Rabu, 03 Februari 2016 | 13:54 WIB            #NASIONAL

    Ini
    Dermawan Salihin, Ayah Wayan Mirna Salihin (27) di Mapolda Metro Jaya, Jakarta pada Kamis (28/1/2016).

     
    JAKARTA — Dermawan Salihin menceritakan peristiwa pada 6 Januari 2016 saat menemukan putrinya, Wayan Mirna Salihin (27), meninggal di RS Abdi Waluyo, Jakarta Pusat.

    Dermawan menceritakan rentetan kejadiannya dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (2/2/2016) malam.

    Pria yang kerap memakai kemeja putih itu menceritakan, dia mendapat informasi bahwa Mirna berada di RS saat berada di Tomang. Dia mendapat informasi itu dari istrinya.

    Dia pun menuju ke RS Abdi Waluyo. Sesampainya di sana, Dermawan mengaku kaget melihat tubuh putri sulungnya kaku tak bergerak.

    Dia tidak menyangka, anaknya yang sehat-sehat saja saat terakhir bertemu kondisinya sudah tak bernyawa.

    "Saya berusaha kasih napas buatan. Saya bilang, 'Mir, bangun, ini papa, mending papa yang mati, kamu hidup, daripada kamu yang mati,'" kata Dermawan.

    Namun, upayanya sia-sia. Mirna telah meninggal.

    Tiba-tiba, kata Dermawan, ada perempuan yang menyapanya.

    "Dengan tenang, dia bilang, 'Om, Mirna meninggal ya. Cantik ya,'" cerita Dermawan.

    "Kamu siapa?" tanya Dermawan. 

    "Saya Jessica."

    "Dia minum apa?"

    "Kopi vietnam."

    Dermawan mengaku melihat bibir Mirna hitam. Dia menduga anaknya keracunan.

    Setelah itu, Dermawan meminta menantunya, Arief, untuk kembali membeli kopi yang sama seperti yang diminum Mirna di Kafe Olivier, Grand Indonesia.

    Setelah Arief kembali dengan kopi sejenis dengan yang diminum Mirna, Dermawan mengaku meminum kopi tersebut. Ia kemudian menghampiri Jessica.

    "Saya samperin, dia panik. Tiba-tiba, napasnya tersengal-sengal. Saya tanya, 'Kamu kenapa?' Tetapi, dia enggak jawab. Napasnya masih tersengal-sengal."

    "Saya tanya, kamu minum apa. Dia jawab, 'Saya minum air mineral.' Ada banyak saksinya dia ngomong itu."

    Lalu, Dermawan melihat Hani. Dia menanyakan apa yang diminum Hani. 

    "Hani, kamu minum apa? Hani bilang, 'Saya enggak minum, yang minum dua-duanya Jessica.'"

    Dermawan baru mengetahui belakangan bahwa Jessica memesan koktail.

    "Asisten saya berusaha menenangkan Jessica yang masih kaya sesak napas. Jangan-jangan dia asma."

    "Tiba-tiba, dia bangun, jalan, dia kesandung, dia lompat. Kalau orang sakit, kesandung, pasti jatuh. Ini dia loncat."

    "Nih anak enggak sakit, batin saya. Dia tenang sambil muter-muter. Di sana sudah banyak teman-teman Mirna yang datang. Semua menangis, cuma dia yang enggak menangis," kata Dermawan.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.