• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 25 September 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pawai Paskah akan jadi Ikon Wisata
    ALBERT VINCENT REHI | Jumat, 19 Februari 2016 | 15:27 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pawai
    Sekretaris Dinas Periwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Welly Rohimone.

     

     

    KUPANG, FLOBAMORA.NET - Pawai Paskah yang rutin digelar Badan Pengurus (BP) Pemuda Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) selama 19 tahun terakhir, akan dijadikan sebagai ikon wisata nasional.

    Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung penuh  Pawai Paskah menjadi ikon wisata nasional, karena di NTT hanya ada dua prosesi religi yakni prosesi Samana Santa di Larantuka serta Pawai Paskah di Kupang.

    "Tentu kita sangat mendukung kalau Pawai Paskah ini menjadi ikon pariwisata nasional," kata Sekretaris Dinas Periwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Welly Rohimone di Kupang, Jumat (19/2).

    Menurut Welly, pelaksanaan Pawai Paskah mengemban misi mulia, sehinggaperlu didukung oleh seluruh komponen masyarakat yang ada di NTT, khususnya Kota Kupang. Namun, prosesi tersebut diharapkan mampu menyampaikan  pesan religius dalam iman kekristenan.

     

    "Tidak bermaksud bahwa Pawai Paskah yang selama ini dilakukan belum baik. Tapi haruslah  dikemas dengan lebih baik lagi agar pesan-pesan yang disampaikan pada Pawai Paskah lebih bermakna religius, bukan sebagai ajang hura-hura," kata Welly.

    Welly mengatakan, Pawai Paskah di Kupang perlu dievaluasi dan dibenahi dengan baik terutama mengemas tampilan prosesi dimaksud agar membawa makna bagi umat Kristiani dan masyarakat Kota Kupang pada umumnya sehingga impian agar Pawai Paskah menjadi ikon wisata nasional dapat
    terealisasi.

    "Kalau kemasan yang ditampilkan menarik dan bermakna maka kita percaya ini bisa menjadi ikon pariwisata nasional bahkan tidak menutup kemungkinan untuk menjadi ikon wisata internasional," ujarnya.

    Dia berpendapat, durasi waktu yang diperlukan untuk proses persiapan perlu diperpanjang sehingga persiapan yang dilakukan benar-benar mantap. Selain itu, koordinasi dengan berbagai komponen perlu ditingkatkan lagi sehingga semuanya dapat terlibat aktif dalam menyukseskan Pawai Paskah.

    "Koordinasi perlu dilakukan dengan walikota, dinas-dinas terkait seperti dinas perhubungan, PLN untuk masalah penerangan saat malam, pihak kepolisian dan seluruh komponen masyarakat yang ada, dengan demikian semuanya berperan aktif didalamnya, sehingga semua proses dapat berjalan dengan tertib dan lancar," tandasnya.

    Memasuki persiapan penyelenggaraan Pawai Paskah yang ke 20, tahun 2016 ini, Ketua BP Pemuda GMIT, Winston Rondo mengatakan, BP Pemuda GMIT terus memperkaya aneka acara seputar 20 tahun ini. Secara khsusus seperti, wokshop, malam refleksi dan prosesi kemenangan paskah, aksi sosial jemaat, dan aksi bangun gereja di kampung.

    "Ada gerakan tiga ribu, sudah kira-kira gereja ke-5 yang kita ikut partisipasi membangun," katanya. Selain itu, akan dibuat taman baca di kampung, aksi sosial penghijauan serta donor darah dan juga pemutaran film dan diskusi tematis tentang krisis aktual.

    "Ini kita kemas selama acara Paskah Februari hingga puncaknya pada 28 Maret. Kita berterimakasih pada pendahulu yang sudah melatak dasar yang kuat, sehingga 15 tahun ini sudah dirawat dengan baik oleh Pemuda GMIT," ujarnya.***


     
      TAG:
    • khas
    •   
    •   
    •   
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.