• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 04 Desember 2020

     
    Home   »  Internasional
     
    Paus Serukan Setahun Moratorium Hukuman Mati
    ANA DEA | Senin, 22 Februari 2016 | 11:32 WIB            #INTERNASIONAL

    Paus
    Paus Fransiskus saat memimpin misa di stadion Venustiano Carranza, Morelia, Meksiko (16/2/2016). REUTERS via BBC INDONESIA

     

     
    VATIKAN - Paus Fransiskus kembali menyerukan pengakhiran penerapan hukuman mati di dunia. Kali ini Paus meminta para pemimpin untuk menerapkan moratorium penerapan hukuman mati selama satu tahun.

    Seruan itu merupakan bagian dari "Tahun Suci Belas Kasihan" dan disampaikan saat memberikan khotban Minggu di St. Peter's Square, Vatikan, Minggu (21/2/2016).

    "Saya mengetuk hati nurani para pembuat keputusan, agar kita semua dapat mencapai suatu konsensus bersama dalam hal penghapusan hukuman mati di muka bumi," kata Paus seperti dilansir CNN. 

    "Saya pun mendorong ini kepada mereka (negara dengan pemeluk Katolik) untuk bersikap berani dan menjadi teladan. Mari menerapkan moratorium hukuman mati di tahun suci ini," kata Paus lagi.

    Sebelumnya, Paus telah meluncurkan pelaksanaan 'Tahun Suci Belas Kasihan' ini pada tanggal 8 Desember lalu.

    Gereja Katolik mendorong pemberian belas kasihan dan pengampunan sepanjang tahun suci yang akan berlangsung hingga 20 November mendatang. Pada tanggal itulah akan dirayakan Pesta Kristus Raja. 

    Paus menyuarakan seruan itu terkait konferensi internasional "A World Without the Death Penalty" yang akan mengambil tempat di Roma, mulai Senin (22/2/2012).

    Paus berharap konferensi itu akan mendatangkan energi baru bagi semua pihak untuk mengakhirir penerapan jenis hukuman itu.

    "Salah satu perintah Allah menyebutkan, 'jangan membunuh'. Perintah itu mempunyai nilai absolut tak hanya bagi yang tak berdosa, tapi juga bagi mereka yang bersalah," kata Paus. 

    Seruan Paus Fransiskus ini pun pernah diungkapkan Paus Benediktus XVI dan Paus Yohanes Paulus II.  

     


    Sumber: internasional.kompas.com
    URL SUMBER
      TAG:
    • khas
    •   
    •   
    •   
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.