• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Membuka Buku Harian yang Berisi Curahan Hati PSK Kalijodo
    ANA DEA | Selasa, 23 Februari 2016 | 18:39 WIB            #NASIONAL

    Membuka
    Salah satu sampul diary PSK Kalijodo

     

    JAKARTA — Para pekerja seks komersial (PSK) di Kalijodo memiliki rahasia sendiri-sendiri dalam hidupnya. Namun, masing-masing dari mereka memiliki cara tersendiri untuk mengungkapkannya, salah satunya dengan menulis diary (buku harian).

     

    Dalam sebuah bilik kamar berukuran 1 x 2 meter di Kafe Mega Mas, tertinggal sebuah buku catatan. Dengan sampul kotak-kotak merah bergaris kuning di depannya, tertulis sebuah nama "Dewi. Me: Mas".

     

    Di dalam bagian awal buku tersebut, hanya ada tanggal dan beberapa hitungan. Di halaman selanjutnya juga demikian, kali ini ada hitungan tentang salon dan cucian. Semakin dalam, pemilik buku ini, tak lain adalah PSK di Kafe Mega Mas, menuliskan sebuah catatan hidupnya.

     

    Ia mengaku sudah tak kuat lagi dengan aktivitas pekerjaannya saat ini. "Aa. allah Aku udah gak betah hidup yang ku jalani sekarang. Ya Allah bimbinglah aku ke jalan yang benar. Ya Allah... Aku ingin jadi orang yang baik di mata semua orang terutama-Mu. Ya Allah... Kapan semua nich berahir ya allah Aku udah cape dengan semua nich," tulis pemilik buku harian itu.

     

    Di kamar lainnya di Kafe Mega Mas juga ditemukan buku harian. Kali ini, buku tersebut tanpa sampul dan terlihat usang.

    Salah satu isi diary PSK Kalijodo

    Tak ada nama yang menunjukkan siapa pemilik buku ini. Di dalam buku tersebut tertulis curahan hati PSK Kalijodo tentang percintaan yang ia alami.

     

    Bagian dari isi buku itu ialah seperti ini, "Hidup ini begitu indah dan hidup ini pun begitu adil semenjak kenal dirimu walau pun kita hanya sebatas teman tapi suatu saat nanti aku..."

     

    "Andai kamu tau betapa ku merindukanmu. Andai saja kamu tau betapa hidup ini indah di saat bersamamu. Walaupun hanya dalam mimpi indahku saja, tapi suatu saat nanti aku percaya mimpi itu menjadi kenyataan untuk bisa hidup bersama mu my love."

     

    Dalam lembaran di dalam buku juga tertulis sebuah nama "Via". Ia menulis bahwa ia terjerumus ke dunia gelap karena salah pergaulan.

     

    "Via anak malam. Via gadis lugu yang salah pergaulan. Via anak yang baik tapi salah pergaulan." "Loh tuh lugu, tapi loh sayang. Lugu loh cuma dimanfaatin orang. Loh tuh sebenarnya anak baik tapi loh salah pergaulan."


     

    URL SUMBER
      TAG:
    • khas
    •   
    •   
    •   
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.