• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 28 Maret 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    NTT Kebagian 23.650 Ton Pupuk Urea Bersubsidi
    ALBERT VINCENT REHI | Sabtu, 05 Maret 2016 | 13:09 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    NTT
    Ilustrasi

     
    KUPANG, FLOBAMORA.NET -  Pemerintah pusat mengalokasikan 23. 650 ton pupuk bersubsidi tahun 2016 untuk Provinsi NTT yang akan disalurkan kepada para petani di 22 kabupaten/kota. PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) dipercayakan untuk menyalurkan pupuk bersubsidi dimaksud.

    Manager Pemasaran Pupuk Kaltim area Indonesia Timur, Muhamad Yusril menyampaikan ini di Kupang, Jumat (4/3). Menurutnya, hingga saat ini, sudah 5, 4 ton pupuk urea bersubsidi yang telah disalurkan dari total kuota yang ditetapkan untuk NTT.

    Stok pupuk ini,sabungnya,  untuk memenuhi kebutuhan petai akan pupuk tiga bulan ke depan. Untuk menjaga kebutuhan pupuk di daerah, pengadaan pupuk urea bersubsidi selain dari dari Bontang, Kaltim, juga akan dipasok dari beberapa pusat distribusi yang tersebar di Surabaya, Bayuwangi, Semarang, dan Makasar.

    “Hal ini untuk terus menjaga stok aman yang telah ditentukan oleh Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian (Mentan). Pasa musim tanam saat ini, Pupuk Kaltim telah meningkatkan stok di daerah melebihi ketentuan yang berlaku,” kata Yusril.

    Dia mengatakan, , sesuai data PT Pupuk Kaltim sejak tahun 2010- 2015, alokasi pupuk bersubsidi untuk NTT selalu mengalami penurunan. Penurunan alokasi ini karena minimnya penyerapan di tingkat petani atau kelompok tani. “Tren realisasi penyaluran pupuk bersubsidi hanya berkisar 20. 000 ton setiap tahun,” ujar Yusril.

    Menyinggung soal sering terjadinya kelangkaan pupuk di daerah ini, Yusril tegaskan, perlu dilakukan pengecekan ke lapangan. Karena distributor dan pengecer pupuk bersubsidi, tersebar hingga tingkat
    desa. Sesuai ketentuan, petani yang tidak termasuk dalam kelompok tani, tidak diberikan pupuk bersubsidi. Ketentuan ini yang berdampak pada petani yang tidak diakomodasi dalam kelompok, sering mengeluh kelangkaan pupuk.

    Ia menjelaskan, pihaknya akan melakukan pembinaan terhadap pengecer bila ada temuan yang mengindikasikan adanya penyimpangan dalam penyaluran pupuk bersubsidi ini, seperti salah penyaluran atau menjual di atas harga eceran tertinggi (HET). Namun para petani di daerah ini, tidak perlu resah dengan ketersediaan pupuk urea bersubsidi, karena stok pupuk tersedia.

    Yusril menyebutkan, sejumlah langkah antisipasi yang diambil Pupuk Kaltim dalam mengahadapi musim tanam yakni meningkatkan sistim monitoring stok dan penjualan. Penambahan kapasitas produksi melalui pengoperasian pabrik lima.

    Pupuk Kaltim, tamb ahnya,  yang sejak diresmikan pada akhir tahun 2015 lalu sudah beroperasi dengan rate maksimal. Langkah- langkah pengamanan distribusi pupuk bersubsidi secara kontinyu juga dilakukan melalui koordinasi dengan distributor, PPL, KP3, dinas terkait, pemerintah daerah setempat serta membentuk Tim Posko Pengamanan Musim Tanam yang siap sedia dalam 24 jam selama tujuh hari seminggu.

    “Pupuk Kaltim juga menyediakan jaringan bebas pulsa untuk para petani, kios resmi dan distributor yang ingin menyampaikan keluhan dan saran guna meminimalisasi adanya permasalahan yang timbul terkait pengadaan pupuk bersubsidi,” kata Yursil.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.