• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 21 September 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Batman Dukung Ahok, tapi Tidak Gabung Teman Ahok
    ANA DEA | Kamis, 17 Maret 2016 | 19:42 WIB            #NASIONAL

    Batman
    Batman. Foto: Bisma Alief

     

    JAKARTA - Niat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) maju pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jakarta dari jalur independen banjir dukungan. Relawan dan pendukung terus bermunculan. Setelah kemarin Anton Medan berencana mendeklarasikan 'Sahabat Ahok', hari ini muncul relawan pendukung yang mengatasnamakan Basuki Tjahaja Purnama-Mania disingkat Batman.

    Ketua Umum Batman Immanuel Ebe Nezer mengatakan organisasi yang dia pimpin tidak ada hubungannya dengan Teman Ahok. Dalam kegiatannya Batman juga tak akan bergabung dengan Teman Ahok. Salah satu alasannya adalah karena kegiatan mereka pun berbeda.

    Teman Ahok menggalang dukungan fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) dan menggalang dana melalui penjualan merchandise. Sementara Batman akan mendukung Ahok dalam bentuk sosialisasi sosok sang calon gubernur.

     

    Batman juga tak mempersoalkan siapa pun wakil gubernur yang dipilih Ahok. Dipilihnya nama Batman bukan tanpa sebab. Menurut Immanuel sosok Ahok yang berani melawan kejahatan layak disamakan dengan tokoh superhero Batman.

    "Batman khusus mendukung Ahok tanpa peduli siapa pun wakilnya. Kenapa dipilih (nama) Batman? Karena Batman itu menumpas kejahatan seperti sosok Ahok," kata Immanuel kepada wartawan usai deklarasi berdirinya Batman di Jalan Margaguna Raya, Plaza 5 blok C, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (17/3/2016). 

     

    Menurut Immanuel, munculnya relawan Ahok termasuk Batman adalah kritik dari kalangan menengah yang sudah muak dengan janji dan slogan partai politik. "Dengan majunya Ahok dari jalur independen harusnya parpol punya kesadaran untuk membenahi diri karena partai contoh hedonisme, seperti ada kader parpol yang tertangkap narkoba dan korupsi," kata dia.  

    Masyarakat Jakarta, kata Immanuel, tidak melihat Ahok sebagai pejabat yang suka marah-marah dan ngomong kasar. "Warga lebih melihat kinerja Ahok," kata dia.  Setelah acara deklarasi disambung dengan diskusi yang antara lain menghadirkan Ray Rangkuti.

    Sebelumnya Ahok meminta semua relawan dan pendukungnya bergabung dan membantu Teman Ahok. Hal itu dikatakan Ahok kepada Anton Medan yang berniat mendirikan Sahabat Ahok. Sistem yang dibuat oleh relawan Teman Ahok disebut dia sudah matang.

    "Sistem kami sudah jelas, kaus harus anda beli, enggak ada bagi-bagi kaus. Dia mau nyumbang katanya dia punya duit, saya bilang terima kasih. Anda bilang nyumbang juga saya bilang 'enggak boleh'," ujar Ahok. (Baca juga Ahok: Anda Sudah Bosan Jadi Wali Kota?)


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.