• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 27 Januari 2022

     
    Home   »  Nasional
     
    `Rakyat Lebih Suka Calon Independen, Parpol Harus Introspeksi`
    ANA DEA | Jumat, 18 Maret 2016 | 08:05 WIB            #NASIONAL

    `Rakyat
    Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif.

     

     
    YOGYAKARTA - Mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Syafii Maarif, menilai, partai politik harus melakukan introspeksi dengan fenomena pencalonan gubernur melalui jalur perseorangan.

    Parpol harus introspeksi mengapa masyarakat lebih menyukai calon independen dibandingkan yang diusung oleh partai.


    "Saya rasa partai politik (parpol) harus instrospeksi diri sendiri mengapa rakyat suka memilih yang independen, mengapa bukan calon partai," kata Syafii, di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Kamis (17/3/2016).

    Pendiri Maarif Institute itu, mengemukakan, munculnya dukungan terhadap calon kepala daerah dari jalur perseorangan dapat dimaknai bahwa fungsi parpol sebagai penyalur aspirasi rakyat sudah tidak berjalan.

    Selain itu, menurut dia, praktik politik transaksional juga menjadi penghambat tujuan utama partai sebagai pilar utama demokrasi.

    "Politik transaksional sudah mewabah, itu salah satu penyakit demokrasi kita," ujar Syafii.

    Dengan kondisi ini, ia menyarankan partai politik memberikan pendidikan politik untuk anggotanya.

    Pimpinan pusat parpol perlu memberikan peluang untuk pengurus partai di daerah agar mandiri tanpa banyak dicampuri, termasuk urusan pemilihan kepala daerah.

    Ia menekankan, langkah yang ditempuh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), untuk maju dalam Pemilihan Gubernur DKI 2017 melalui jalur perseorangan adalah konstitusional dan tidak perlu dipermasalahkan.

    "Langkah Ahok sah-sah saja. Sah menurut Undang-Undang (UU) dan Mahkamah Konstitusi (MK) juga membolehkan," kata Syafii.

     


    Sumber: Antaranews.com/nasonal.kompas.com
    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.