• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ahok: Saya Bekerja, Tidak Terima Suap, Tidak Berpihak...
    ANA DEA | Minggu, 27 Maret 2016 | 11:13 WIB            #NASIONAL

    Ahok:
    Bakal calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama ketika memberikan keterangan kepada wartawan bersama Ketua DPD Hanura DKI Jakarta Mohamad "Ongen" Sangaji (kanan Basuki). Partai Hanura mendeklarasikan dukungannya kepada Basuki pada Pilkada DKI 2017, di Kantor DPP Hanura, Jakarta Pusat, Sabtu (26/3/2016). Kurnia Aziza

     

    JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memamerkan berbagai keunggulannya di hadapan kader Partai Hanura.

     

    Basuki atau Ahok menyatakan ia telah memberi bukti yang membuat Hanura mendukungnya untuk maju kembali pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.

     

    "Saya bekerja, tidak terima suap, tidak berpihak. Satpam dan OB (office boy), semua orang tahu saya kerja berapa jam," kata Ahok, di Kantor DPP Hanura, Jakarta Pusat, Sabtu (26/3/2016).

     

    Selain itu, Ahok menyebut menerapkan keterbukaan data pada pemerintahannya.

     

    Bahkan, kata Ahok, ia tidak memiliki ruang kerja.

     

    Sebab, ruangannya berbarengan dengan staf dan anak magangnya.

     

    Ahok mengatakan, banyak orang yang berminat mengikuti program magang di Pemprov DKI Jakarta.

     

    "Baru seminggu buka, yang daftar 2.700 orang dan kami hanya terima 30 orang. Ada juga yang lulusan luar negeri daftar magang dan dia bilang, 'lebih gampang masuk Harvard daripada magang di tempat Bapak'," ujar Ahok membuat tamu undangan tertawa.

     

    Partai Hanura sebelumnya resmi mendeklarasikan dukungannya untuk Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

     

    Partai Hanura memiliki 10 kursi di DPRD DKI Jakarta.

     

    Sebelumnya, Ahok telah mendapat dukungan dari Partai Nasdem yang memiliki 5 kursi di DPRD DKI Jakarta.

     

    Jika dijumlahkan, total dukungan kepada Ahok di DPRD sudah mencapai 15 dari 106 kursi.

     

    Di sisi lain, Ahok tetap akan maju melalui jalur independen bersama relawan pendukungnya "Teman Ahok".


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.