• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 11 Desember 2018

     

     
    Home   »  Iptek
     
    Sistem Persenjataan Busur dan Anak Panah dan Perkembangannya
    YOHANES LANGGAR BILLY | Minggu, 03 April 2016 | 16:21 WIB            #IPTEK

    Sistem
    Dok Web

     

    Flobamora. net – Sistem persenjataan busur dan anak panah telah lama dipergunakan oleh manusia. Ditemukan 50.000 tahun Sebelum Masehi, sistem persenjataan ini digunakan sebagai senjata utama oleh suku-suku terasing tetapi bagi banyak orang yang sudah maju, busur dan anak panah digunakan sebagai salah satu cabang olah raga yang diperlombakan.

     

    Busur jaman dulu terbuat dari sebatang kayu atau bambu yang panjang dan ramping yang dilengkungkan dengan seutas tali – tali busur – dengan cara menghubungkan dua ujung kayu atau bambu busur tersebut.

     

    Anak panah adalah kayu atau bambu atau juga materi yang sejenis yang lurus, dan ramping yang pada bagian pangkalnya memiliki cantelan – pangkal anak panah  – untuk menghubungkan tali busur dengan kepala panah yang sudah dikeraskan atau dipadatkan dengan api.  Dan, pada bagian pangkal anak panah dipasang bulu, sayap, atau benda semacamnya untuk membantu anak panah meluncur lurus pada sasarannya.

     

    Dalam penggunaanya, anak panah diletakkan secara melintang pada busur dimana cantelan anak panah berada pada tali busur, dan kemudian tali busurnya ditarik ke arah belakang sampai anak panahnya terentang penuh antara tali busur dan lengkungan busur.

     

    Ketika tali busurnya dilepas, energi yang tersimpan pada lengkungan kayu / bambu busur ditransmisi oleh kencangnya tali busur ke arah belakang anak panah, dan kemudian tali busurnya medorong anak panahnya ke depan dengan kecepatan tinggi.

     

    Ada berbagai macam bentuk dan bahan busur sederhana yang pernah dibuat sampai sekarang ini. Bentuk busur yang paling terkenal mungkin adalah Busur Panjang Inggris yang berasal dari antara abad kelimabelas dan abad keenambelas dengan berukuran enam kaki (180 cm), yang biasanya terbuat dari kayu pohon cemara atau kayu osage berwarna oranye.

     

    Busur Panjang Inggris ini terbukti merupakan senjata yang sangat ampuh dalam pertempuran-pertempuran antara Inggris dan Perancis di Crecy (1346), dan di Agincourt (1415).

     

    Sementara itu, di Asia dan Timur Tengah, busur senyawa dikembangkan tetapi bentuknya mengambil rupa tanduk, memiliki perut, atau memakai material elastis yang kuat dan kencang untuk menambah daya tahan lengkungan dan dengan demikian meningkatkan kekuatan yang sudah ada.

     

    Semakin pendek busurnya semakin mudah dipakai untuk menembak pada waktu sedang berkuda. Busur tipe ini banyak digunakan oleh suku-suku bangsa berkuda.

     

    Konsep busur yang kuat dan kencang ini lalu dikembangkan lebih jauh dengan nama crossbow, yang menggunakan busur berukuran pendek yang sangat bertenaga yang dipasang pada batang kayu atau materi semcamnya berbentuk senapan. Busur semacam ini pertama kali dikembangkan di Tiongkok menyerupai senjata atau pistol dan dikembangkan oleh Dinasti Han antara tahun 202 Sebelum Masehi dan tahun 9 Sesudah Masehi.

     

     Walaupun crossbow awal dapat dikokang secara manual, crossbow model baru menggunakan roda bergigi atau tuas untuk menarik tali busur yang tebal. Crossbow mampu ditembakan dengan menggunakan pelatuk dan dapat menggerakan anak panahnya yang pendek dan berat dengan kekuatan luar biasa sehingga mampu menembusi baju baja sekalipun.

     

    Ada banyak bentuk busur yang masih dibuat sampai sekarang, dan busur-busur moderen dapat menembakkan anak panahnya dengan jarak yang menakjubkan. Jarak tempuh anak panah terjauh menurut catatan dunia adalah busur senyawa dengan jarak tempuh 1.871 meter atau sekitar satu mil dan 287 yar.


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.