• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 13 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Bangun Pengaman Pantai di Kupang Butuh Dana Rp 1,5 Triliun
    ALBERTO | Selasa, 25 Februari 2014 | 11:56 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Bangun
    Kepala BWS Nusa Tenggara II, Charisal A.Manu

     
    Kupang, Flobamora.net - Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Charisal A.Manu mengatakan, untuk membangun pengaman pantai di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) membutuhkan dana sebesar Rp 1,5 triliun.

    Kepada wartawan di Kupang, Selasa (25/2) Manu menjelaskan, tembok penahan gelombang yang ada di beberapa tempat di pesisir Kota Kupang saat ini sangat rentan terhadap kekuatan gerusan air laut dan hantaman gelombang, sehingga ketika terjadi gelombang pasang mudah hancur.

    "Kami sudah bicarakan dengan Walikota Kupang, Jonas Salean agar masalah abrasi yang setiap tahun menghantui warga yang bermukim di pesisir pantai harus dipikirkan lebih serius, agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar di kemudian hari," jelasnya.

    Menurutnya, ancaman abrasi yang terjadi di beberapa lokasi terutama di Kelurahan Namosain, Oeba, Pasir Panjang, Kelapa Lima dan Kelurahan Oesapa harus bisa diantisipasi dan diminimalisir pemerintah kota Kupang.

    Dia menuturkan, pihaknya siap mendukung penuh jika pemerintah Kota Kupang berniat membangun pengaman pantai. Balai siap membantu dengan membuat desain dan bantuan teknis lainnya, sehingga bisa menjawab apa yang diharapkan masyarakat.

    "Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II sudah punya contoh bangunan pengaman pantai yakni di sekitar Pantai Paradiso dan di sebagian kecil pantai Oesapa, yang cukup kokoh dalam menahan gerusan abrasi dan hantaman gelombang," paparnya.

    Sebagaimana diketahui, sekitar 390 rumah di sepanjang pesisir pantai Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, rusak diterjang gelombang pasang yang mencapai enam meter, sejak Sabtu (1/2) malam hingga Minggu (2/2) dini hari.

    Hujan disertai angin kencang telah berakibat kepada tingginya gelombang di perairan, yang kemudian datang dan menghantam sebagian rumah yang berada di sekitar pinggiran pantai Kota Kupang.

    Hempasan gelombang yang sangat kuat tersebut, telah berakibat kepada rusaknya sebagian rumah yang berada di Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kelurahan Pasir Panjang dan Kelurahan Oesapa, kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.