• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 30 November 2021

     
    Home   »  Nasional
     
    MUI Larang Perempuan Pamer Aurat di Facebook
    ANA DEA | Selasa, 05 April 2016 | 10:27 WIB            #NASIONAL

    MUI
    Ilustrasi

     

     
    PALU - Majelis Ulama Indonesia Kota Palu di Sulawesi Tengah melarang keras perempuan di kota tersebut yang beragama Islam memajang foto-foto pribadi atau dengan teman-temannya yang memperlihatkan auratnya di jejaring sosial Facebook.

    "Tidak boleh memajang atau memasang bahkan mengupload foto-foto yang bernuansa negatif atau menggairahkan orang lain, sehingga mendapat perhatian dari banyak orang utamanya kaum adam," kata Ketua MUI Kota Palu Zainal Abidin di Palu, Selasa (5/4/2016).

    Pakar pemikiran Islam modern ini mengakui banyak perempuan beragama Islam yang belum berkeluarga di kota tersebut memajang atau mengunggah foto mereka yang memperlihatkan aurat di akun Facebook-nya.

    Anehnya, lanjut dia, sebagian perempuan malah berterimah kasih dengan ucapan yang diberikan saat dikomentari oleh para pria dewasa dan remaja dengan segala macam komentar.

    "Ini kan aneh, memajang foto di Facebook yang mempertontonkan aurat. Ketika dikomentari oleh para pria dengan sebutan 'seksi', perempuan tersebut malah mengucapkan terima kasih," ujarnya lagi.

    Padahal, tambah Zainal, perempuan tersebut tidak menyadari bahwa dirinya telanjang dengan mempertontonkan auratnya lewat dunia maya yang dapat dilihat oleh seluruh umat manusia di dunia.

    Parahnya lagi, lanjut dia, perilaku tersebut tidak hanya dilakukan oleh perempuan Islam yang belum menikah atau yang duduk di bangku kuliah dan pelajar SMA maupun SMP, melainkan juga dilakukan oleh sebagian wanita Islam yang sudah berkeluarga dan memiliki anak dua bahkan tiga orang.

    "Ibu-ibu juga ikut memajang foto-foto mereka di akun facebook masing-masing, kebanyakan foto yang diupload oleh mereka agar dipuji atau dilihat oleh orang banyak," katanya.

    Dia mengutarakan bahwa perempuan yang sudah berkeluarga bergaya atau berdandan cukup hanya untuk diperlihatkan kepada suami, bukan untuk diperlihatkan kepada orang banyak untuk diperhatikan lewat Facebook dan jejaring sosial lainnya di dunia maya.

    Dia mengingatkan, selain berdosa ketika memamerkan aurat, mengunggah foto ke Facebook dengan tujuan meraih perhatian dan pujian merupakan perilaku yang dapat merusak keharmonisan rumah tangga.

    "Memamerkan aurat di dunia nyata atau dunia maya haram hukumnya. Bagi mereka para wanita yang telah berkeluarga janganlah membuat sensasi untuk mencari perhatian yang dapat merusak rumah tanggamu sendiri," tuturnya.

     


    Sumber: regional.kompas.com
    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.