• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 20 September 2021

     
    Home   »  Nasional
     
    Ahok: Aku Sudah Cek, Enggak Benar Itu, Bohong... !
    ANA DEA | Selasa, 05 April 2016 | 11:03 WIB            #NASIONAL

    Ahok:
    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menjawab pertanyaan wartawan, di Balai Kota, Jumat (1/4/2016). Kompas.com/Kurnia Sari Aziza

     

     

    JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku sudah mengkonfirmasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi dan Direktorat Jenderal Imigrasi perihal informasi yang menyebut adanya pencegahan terhadap salah satu stafnya untuk bepergian ke luar negeri.

     

    Dari informasi yang ia dapat, Ahok, sapaan Basuki, menyatakan KPK dan Imigrasi membantah informasi itu.

     

    "Jadi aku udah cek kok. Enggak benar itu, bohong," kata Ahok di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2016).

     

    Sebelumnya, Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati membantah ada seseorang berinisial S yang diminta untuk dicegah agar tidak bepergian ke luar negeri terkait kasus dugaan suap yang melibatkan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi.

     

    Informasi di salah satu media online menyebut bahwa seseorang berinisial S itu adalah salah satu staf Ahok.

     

    "Bahwa sampai saat ini, KPK hanya meminta pencegahan untuk dua nama, pertama Sugianto Kusuma dan yang kedua, Ariesman Widjaja, yang pada Jumat lalu sudah menyerahkan diri ke KPK," ujar Yuyuk di Gedung KPK, Jakarta, Senin (4/4/2016).

     

    Sugianto Kusuma atau Aguan Sugianto merupakan Chairman Agung Sedayu Group. Sementara itu, Ariesman Widjaja merupakan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land. Kedua perusahaan itu merupakan pengembang yang terlibat dalam proyek reklamasi di Pantai Utara Jakarta.

     

    "Belum ada inisial S yang dicegah ke luar negeri. Permohonan KPK ke Imigrasi hanya untuk dua orang tadi," kata Yuyuk.

     


    Sumber: megapolitan.kompas.com
    URL SUMBER




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.