• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 23 Februari 2020

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Petani NTT tidak Perlu Resah
    RISKY PUTRA PRATAMA | Rabu, 06 April 2016 | 13:36 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Petani
    Ilustrasi pupuk

     

    KUPANG, FLOBAMORA.NET- Pemerintah pusat menyiapkan pupuk subsid untuk NTT tahun 2016 sebanyak 4. 960 ton. Hingga saat ini, ketersediaan pupuk bersubsidi cukup aman dalam memenuhi kebutuhan petani.

     

    Pupuk subsidi yang disiapkan pemerintah untuk lima jenis tersebut sebagai berikut, Urea sebanyak 23. 000 lebih ton, SP-36 ada 5. 000 ton, ZA ada 2. 960 ton, NPK ada 11. 000 ton, dan pupuk organik 5. 000 ton. Bila dalam perjalanan, kebutuhan pupuk di tingkat petani melebihi kuota yang diberikan, maka akan meminta tambahan kuota sama seperti tahun- tahun sebelumya. Biasanya, permintaan tambahan itu baru akan disampaikan menjelang akhir tahun ketika permintaan pupuk meningkat karena memasuki musim tanam.

     

    “Saat ini, ketersediaan pupuk subsidi di tingkat produsen dan pengecer cukup aman. Penyalurannya tergantung permintaan kelompok petani, karena sistem penyaluran atau penjualannya berbeda dengan pupuk non subsidi,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTT, Yohanes Tay Ruba di Kupang, Kamis,30 Maret 2016.

     

    Mantan Penjabat Bupati Ngada ini mengakui, selama ini para petani sering keluhkan soal sulit mendapatkan pupuk bersubsidi. Sebenarnya masalah bukan pada ketiadaan pupuk tapi mekanisme yang tidak diikuti.

     

    Karena itu, langkah yang akan dilakukan ke depan adalah pembenahan sistim. Mekanisme yang harus dipenuhi untuk mendapatkan pupuk bersubsidi adalah para petani harus terakomodasi dalam kelompok tani. Anggota kelompok yang membutuhkan pupuk, harus mengajukan lewat ketua kelompok. Selanjutnya, ketua kelompok mendatangi pengecer guna mendapatkan pupuk bersubsidi.

     

    “Para petani harus menunggu beberapa hari untuk mendapatkan pupuk yang diajukan karena pengecer harus meminta ke pihak distributor yang ditunjuk pemerintah untuk menyalurkan pupuk bersubsidi,” papar Anis.

     

    Manajer Pemasaran Pupuk Kaltim area Indonesia Timur, Muhamad Yusril menyampaikan, Pemerintah pusat mengalokasikan 23. 650 ton pupuk bersubsidi tahun 2016 untuk Provinsi NTT yang akan disalurkan kepada para petani di 22 kabupaten/kota.

     

    PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) dipercayakan untuk menyalurkan pupuk bersubsidi dimaksud. Hingga saat ini, sudah 5, 4 ton pupuk urea bersubsidi yang telah disalurkan dari total kuota yang ditetapkan untuk NTT. Stok pupuk ini untuk memenuhi kebutuhan petai akan pupuk tiga bulan ke depan. Untuk menjaga kebutuhan pupuk di daerah, pengadaan pupuk urea bersubsidi selain dari dari Bontang, Kaltim, juga akan dipasok dari beberapa pusat distribusi yang tersebar di Surabaya, Bayuwangi, Semarang, dan Makasar.

     

    “Hal ini untuk terus menjaga stok aman yang telah ditentukan oleh Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian (Mentan). Pasa musim tanam saat ini, Pupuk Kaltim telah meningkatkan stok di daerah melebihi ketentuan yang berlaku,” kata Yusril.

     

    Sesuai data PT Pupuk Kaltim sejak tahun 2010- 2015, alokasi pupuk bersubsidi untuk NTT selalu mengalami penurunan. Penurunan alokasi ini karena minimnya penyerapan di tingkat petani atau kelompok tani. “Tren realisasi penyaluran pupuk bersubsidi hanya berkisar 20. 000 ton setiap tahun,” ujar Yusril.

     

    PT Pupuk Kaltim akan melakukan pembinaan terhadap pengecer bila ada temuan yang mengindikasikan adanya penyimpangan dalam penyaluran pupuk bersubsidi ini, seperti salah penyaluran atau menjual di atas harga eceran tertinggi (HET). Namun para petani di daerah ini, tidak perlu resah dengan ketersediaan pupuk urea bersubsidi, karena stok pupuk tersedia.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.