• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 10 Desember 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Di Ende, Jumlah Penderita DBD Capai 67 Orang
    ALEX | Rabu, 13 April 2016 | 13:38 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Di
    Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Sebastianus Bele

     

    ENDE, FLOBAMORA.NET- Jumlah Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Ende hingga awal April 2016 mencapai 67 orang. Jumlah ini bisa bertambah kalau masyarakat tidak mengindahkan perilaku hidup sehat khususnya lingkungan sekitarnya.

     

    Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Sebastianus Bele, kepada wartawan Rabu (13/4) mengatakan, perilaku masyarakat yang tidak mengindahkan perilaku hidup sehat khususnya lingkungan di sekitarnya mengakibatkan terjadinya persebaran segala macam penyakit antara lain DBD.


    "Saya lihat lingkungan yang tidak sehat menyebabkan terjadinya DBD. Apalagi sekarang semboyan 3 M sudah tidak pernah dilakukan. Nanti kalau sudah ada yang terkena DBD baru sadar," kata mantan Kabag Kesra Setda Ende ini.

     

    Dia menuturkan, masyarakat sekarang juga sudah jarang menjalankan Jumat bersih. Karena itu tidak heran lingkungan yang tidak bersih berpotensi terjadinya DBD.


    Sementara itu Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Ende Andreas Christofel mengatakan kasus DBD hampir menyebar diseluruh kecamatan di daerah ini.


    "Untuk di kota sendiri empat kecamatan masih terjadi kasus DBD. Di samping itu juga terjadi di Kecamatan Nangapanda, Lio Timur, dan Kecamatan Ende tepatnya di Pu'u Bheto,” sebutnya.


    Kata dia, setelah mendapat informasi terkait adanya penderita demam berdarah di sejumlah wilayah tersebut, Dinas Kesehatan telah menerjunkan personelnya untuk melakukan upaya pengasapan atau foging.


    "Beberapa waktu yang lalu kita lakukan foging di SMKN I dan SMKN II Ende karena salah seorang siswa dan gurunya terkena DBD. Kami juga melakukan foging di rumah korban DBd karena kita tidak tau apakah korban kena gigitan nyamuk di sekolah atau di rumahnya, karena itu kita lakukakan pengasapan di dua tempat tersebut," kata Andre.


    Dia menuturkan, biasanya siklus DBD lima tahunan namun jika lingkungan tidak sehat dan adanya anomali cuaca biasanya bisa terjadi DBD. Karena itu kata dia, Dinas terus berupaya mensosialisasi berkaitan dengan DBD, dan membagikan abate kepada warga.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.