• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 12 Desember 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pengguna Jalan Roa-Detusoko Diminta Berhati-hati
    ALEX | Jumat, 15 April 2016 | 19:38 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pengguna
    Ruas jalan Roa-Detusoko yang sedang dikerjakan

     

    ENDE, FLOBAMORA.NET - Para pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor yang akan melintasi ruas jalan Roa menuju Detusoko, Kabupaten Ende diminta untuk berhati-hati melewati jalan tersebut terutama di beberapa tikungan yang sedang diperlebar karena licin.

    Seperti disaksikan Flobamora.net, Rabu (13/4), sebuah sepeda motor tergelincir menyebabkan pengendara dan yang dibonceng  terjatuh. Pasangan suami istri yang menggunakan sepeda motor jenis matic ini tergelincir akibat jalan yang sedang digusur dan diperlebar tersebut licin.

    "Jalannya sangat licin saat saya hendak lewat. Saya coba mengerem motor karena ada batu dan longsoran kecil di depan saya. Mungkin karena licin saya bersama istri terjatuh," kata Paulinus Satu, warga Desa Nua Lise, Wolowaru yang hendak menuju Ende.

    Dia mengaku sudah hati-hati, namun karena licinnya jalan maka kejadian tersebut tidak bisa dihindari lagi.

    Sementara itu, Bobi salah seorang sopir mobil travel jurusan Ende-Maumere mengatakan, hampir setiap hari terjadi hal seperti itu. Banyak kendaraan khususnya sepeda motor yang tergelincir khususnya di Km 21, tempat di mana sedang dilakukan pengerjaan jalan. Menurutnya jika terjadi hujan maka bisa dipastikan jalan sangat licin.

    "Kalau hujan maka sudah pasti jalan licin. Jika tidak hati-hati maka pasti jatuh. Kalau kendaraan roda empat sering juga tertanam akibat lumpur tapi karena ada alat berat di sekitar situ maka bisa dibantu eksavator," kata dia.

    Dia menjelaskan, jika hendak melewarti jalur jalan di KM 21 dan beberapa titik sekitarnya, perlu memperhitungkan waktu jika tidak ingin mengantre.

    "Biasanya pada pukul 08.00 Wita mereka baru mulai kerja. Kalau tidak ingin antri harus lewat sebelum jam itu. Jika tidak, pada pukul 12.00 wita saat pekerja istirahat makan siang dan jam 17.00 wita saat selesai kerja, antrian dibuka," ujarnya.

    Seperti disaksikan, antrean kendaraan di sekitar Wolotolo dan Roa bisa mencapai dua kilo meter dari arah kota Ende dan arah Detusoko. Antrean ini dilakukan sambil menunggu pembersihan material.

    Tampak personel TNI menjaga keamanan di lokasi tersebut sambil menjaga arus lalu lintas dan mengatur sistem buka tutup kendaraan yang melewati lokasi tersebut.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.