• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 30 November 2020

     
    Home   »  Gaya Hidup
     
    Ini Gejala Kadar Kolesterol Anda Tinggi
    ANA DEA | Kamis, 28 April 2016 | 11:49 WIB            #GAYA HIDUP

    Ini
    Ilustrasi

     

     

    Kolesterol atau lemak buruk di dalam tubuh adalah penentu tinggi atau rendahnya risiko penyakit serius, seperti jantung, stroke, dan pembuluh darah.

     

    Kolesterol tinggi sering disebut silent killer karena bagi kebanyakan orang, tidak ada tanda-tanda atau gejala awal yang terlihat atau terasa dengan jelas. Pada tahap selanjutnya, kadar Kolesterol tinggi menunjukkan gejala-gejala, seperti:

     

    Angina, disebabkan oleh penyempitan dari satu atau lebih pembuluh arteri.

     

    Serangan jantung, disebabkan oleh penyumbatan di salah satu pembuluh darah ke jantung.

     

    Stroke, disebabkan oleh penyumbatan di salah satu pembuluh darah di leher atau otak.

     

    Nyeri pada kaki, disebabkan oleh penyumbatan pada arteri otot kaki.

     

    Faktor risiko
    Ada beberapa hal bagi Anda yang berisiko memiliki kadar Kolesterol yang tidak sehat:

     

    - Riwayat keluarga, seperti ibu, ayah, kakak, dan adik dengan Kolesterol tinggi.

     

    - Ibu, ayah, saudara atau saudari yang telah mengalami serangan jantung atau angina sebelum usia 50 (pria) atau 60 (wanita).

     

    - Menderita diabetes tipe-2.

     

    - Menggemari produk makanan hewani atau lemak jenuh.

     

    - Tidak aktif secara fisik.

     

    - Deposit lemak pada kelopak mata atau cincin putih di sekitar iris mata.

     

    Namun, tidak semua orang dengan tanda-tanda ini akan memiliki Kolesterol tinggi. Untuk membantu mencegah penyakit kardiovaskular (jantung dan peredaran darah), seseorang di atas usia 40 tahun sebaiknya melakukan uji kadar Kolesterol setiap 5 tahun.

     

    Faktor risiko lain
    Penting untuk diingat bahwa Kolesterol tinggi hanya salah satu faktor risiko. Risiko penyakit kardiovaskular meningkat jika Anda memiliki faktor risiko tambahan, seperti:

     

    - Pertambahan usia.

     

    - Memiliki riwayat keluarga berpenyakit jantung dini.

     

    - Anda seorang perokok.

     

    - Anda memiliki diabetes tipe-2.

     

    - Anda kelebihan berat badan atau obesitas, terutama jika tubuh Anda berbentuk apel.


     


    Sumber: health.kompas.com
    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.